Suara.com - Dalam pelajaran bahasa Indonesia, kita disuguhkan dengan berbagai metode menulis, termasuk teks berita. Bagaimana pengertian hingga struktur teks berita yang benar?
Setiap hari kita selalu disuguhkan berbagai pemberitaan mengenai peristiwa atau kejadian yang terjadi dalam satu hari di seluruh penjuru dunia. Pemberitaan tersebut disebarkan melalui media cetak maupun elektronik.
Dalam menulis teks berita, tidak boleh asal-asalan. Harus dilengkapi dengan beberapa unsur seperti 5W+1H dengan menggunakan kaidah bahasa yang baik dan benar. Berikut ini penjelasan dan pengertian hingga struktur teks berita.
Teks berita adalah teks yang berisi tentang peristiwa yang terjadi di seluruh dunia dan disebarkan melalui berbagai media sosial, elektronik, maupun media cetak. Misalnya, radio, televisi, internet, dan website.
Teks berita yang ditulis juga harus berdasarkan fakta, namun tidak semua fakta dapat dijadikan berita. Sehingga pemilihan angle dan poin-poin penting dalam teks berita haruslah tepat agar tujuan dan fakta yang ingin disampaikan dapat dimengerti pembaca.
2. Struktur Teks Berita
Ada tiga struktur teks yang saling berhubungan dan membentuk teks berita yang utuh.
- Orientasi Berita yakni berisi pembukaan dari peristiwa yang diberitakan dalam sebuah teks. Biasanya, penjelasannya singkat dan berisi tentang pemberitaan yang sedang dibahas.
- Peristiwa yakni berisi tentang proses kejadian di awal sampai akhir berdasarkan peristiwa yang terjadi dan fakta di dalamnya.
- Sumber berita yakni berisi tentang lokasi di mana peristiwa tersebut terjadi dan sumber beritanya tidak selalu ditulis di bagian akhir.
Baca Juga: Pengertian Procedure Text, Ciri-ciri, Struktur, dan Contohnya
Ada beberapa ciri yang harus diperhatikan ketika menulis atau membaca teks berita yakni:
- Pemberitaan tersebut adalah sesuatu yang benar-benar terjadi, bukan opini, atau gagasan penulis.
- Peristiwa yang jarang terjadi, bukan suatu hal umum.
- Aktual yakni pemberitaan tersebut masih segar dan baru terjadi bukan kejadian lampau.
- Data yang disajikan real, asli, dan tidak direkayasa.
- Menggunakan bahasa yang menarik dan dapat dimengerti pembaca.
Itulah penjelasan mengenai pengertian teks berita, struktur teks berita, dan ciri-ciri teks berita. Saat menulis teks berita, pastikan untuk menggunakan kalimat efektif atau tidak bertele-tele, tidak pemborosan kata, dan jelas maknanya.
Kontributor : Lolita Valda Claudia
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik
-
Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal
-
Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang
-
Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus
-
Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza
-
Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina
-
Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan
-
Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya
-
Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah
-
Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok