Suara.com - Aktor Darius Sinathrya ikut mengomentari kehebohan harga pecel lele di kawasan Malioboro, Yogyakarta. Cerita mengenai harga pecel lele dengan harga tak wajar itu memang telah menjadi viral dan perbincangan publik.
Melalui akun Twitternya, presenter bola ini hanya bisa memberikan pesan bijak. Menurutnya, wisatawan yang sedang berliburan ke Kota Pelajar seharusnya tidak makan pecel lele.
Darius mengatakan wisatawan kalau berniat berlibur ke Yogyakarta harusnya makan gudeg atau sate klatak. Apalagi, kedua jenis makanan itu sudah menjadi ciri khas kota Jogja.
"Makanya kalau ke Jogja kulinerannya makan gudeg atau sate klatak," kata Darius di Twitter seperti dikutip oleh Suara.com, Sabtu (29/5/2021).
Suami Donna Agnesia ini pun mengaku terheran-heran ada orang yang jauh-jauh berlibur ke Yogyakarta, namun malah makan pecel lele.
"Jauh-jauh liburan ke Jogja makanya pecel lele," canda bapak tiga anak ini.
Cuitan Darius ini langsung di-retweet hingga 2,5 ribu kali dan mendapatkan hampir 8 ribu tanda suka. Tak hanya itu, cuitanya langsung diserbu beragam komentar dari warganet.
Banyak dari warganet yang justru memberikan saran kuliner enak di Yogyakarta agar tidak salah lagi.
"Kalau ke Jogja lagi, coba makan pecel lele di bawah fly over janti," saran warganet.
Baca Juga: 6 Potret Awet Muda Donna Agnesia, Makin Tak Percaya Usianya Sudah 42 Tahun
"Astaga bener dan kok ya kasian banget segitu aja bilang mahal, aku lho yang orang jogja biasa aja," kata warganet.
"Mending jajan sup merah, sumpah gak bakal nyesel sama rasanya," sahut warganet.
"Epiiiiiiiic.. yoi banget, lha wong gudeg ro sate patung tlecek malah mangan pecel lele, pecel lele ki konsumsi mahasiwa yang long stay di jogja, lebih sustain, kalo short stay direkomendasikan indomie aa kuningan warmindo aja," komen warganet.
"Intinya sih anggapan 'Jogja murah' atau 'Kota X murah' makin kesini makin gak valid. Mesti ada syarat dan ketentuannya. Kalo gitu sih mau di kota manapun asal pinter nyarinya pasti ada makanan murah. Di Jakarta juga ada kok yg 10 ribu udah kenyang lengkap sama minum," jelas warganet.
"Tapi kasus nuthuk di Jogja itu sering banget lho Mas. Coba ikutin tread-nya. Mustinya jadi masukan untuk jadi Jogja lebih baik lagi," keluh warganet.
Rekomendasi Kuliner Malam di Yogya, Sate Klathak Pak Pong yang Legendaris
Sate Klathak Pak Pong bisa menjadi rekomendasi wisata kuliner malam di Yogyakarta.
Keunikan Sate Klathak adalah satenya ditusuk dengan jeruji ban sepeda.
Menikmati Sate Klathak Pak Pong tentu menjadi pengalaman kuliner tersendiri.
Sate Klathak Pak Pong berlokasi di Jalan Sultan Agung No.18, Jejeran II, Pleret, Bantul.
Harga Sate Klathak Pak Pong terakhir masih Rp 23 ribu per porsi.
Menu Sate Klathak Pak Pong cukup beragam, selain sate klathak yang istimewa, Anda juga bisa memilih gulai babat, gulai daging, sate biasa, tengkleng, nasi goreng kambing, tongseng daging, tongseng otak, tongseng (kepala, lidah, kikil), dan kicik (tongseng kering).
Sementara untuk menu minuman di Sate Klathak Pak Pong terbilang standar, ada teh (panas/es), jeruk (panas/es), lemon tea (panas/es), kopi, air mineral, dan minuman soda.
Sate Klathak Pak Pong
Jl. Sultan Agung No.18, Jejeran II, Wonokromo, Kec. Pleret, Bantul, Yogyakarta.
Jam buka: Setiap hari, 09.00 - 23.30 WIB.
Berita Terkait
-
6 Potret Awet Muda Donna Agnesia, Makin Tak Percaya Usianya Sudah 42 Tahun
-
Bertemu Kembarannya di Yogyakarta, Menteri BUMN Erick Thohir Bantu Carikan Kerja Anaknya
-
Anak Presiden dan Raffi Ahmad Dapat Sambutan Hangat di Kongres Tahunan PSSI
-
Pedagang Lesehan Malioboro Pastikan Tak Gugat Wisatawan yang Curhat Harga Pecel Lele Mahal
-
Buntut Viral Wisatawan Curhat Harga Pecel Lele Mahal, Pemkot Jogja Tutup 3 Warung Ini
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?