Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan aksi mempelai wanita beratraksi mematahkan besi di acara pernikahannya viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @agendasolo, Senin (31/5/2021) tampak seorang pengantin wanita berdiri di tengah pelaminan.
Di depan pengantin wanita itu terdapat dua bilah besi. Ia lantas memegang salah satunya dan mematahkannya hanya dengan sekali hentak ke arah pahanya.
Tak berhenti di situ, pengantin yang tampak cantik dan anggun dalam balutan busana berwarna hijau tosca itu melakukan aksi patahkan besi untuk yang kedua kalinya.
Kali ini ia akan mematahkan sebilah besi yang cukup tebal dengan tangannya. Besi yang di sangga dua tiang itu pun akhirnya terbelah jadi dua usai dihantam dengan tangan kanan mempelai wanita tersebut.
Para tamu undangan yang hadir dalam resepsi pernikahan tersebut pun ramai memberikan tepuk tangan. Tak terkecuali sosok ibu yang duduk di pelaminan, yang diduga merupakan mertua mempelai wanita.
Ekspresi sang ibu mertua pun jadi sorotan warganet. Meskipun memberikan tepuk tangan, namun di wajahnya tertangkap ekspresi ketakutan.
Para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Beberapa dari mereka menyoroti ekspresi wajah ibu mertua. Ada juga yang fokus pada atraksi yang diperagakan oleh pengantin wanita.
"Mertuanya deg-degan sekali itu," tulis warganet dengan akun elisabeth_siska.
Baca Juga: Nyesek! Datangi Nikahan Mantan, Wanita Ini Nangis Peluk Ex Calon Ibu Mertua di Pelaminan
"Mertuanya was-was dijamin nggak berani menjelek-jelekkan menantu," tulis warganet dengan akun mirna_isyanti.
"Ada aroma kepanikan di wajah ibu morosepuh (mertua)," tulis warganet lain dengan akun mamazulfa.
"Nggak gitu juga sih hiburan di acara pernikahan," tulis warganet dengan akun mulyonojr.
"Ini mantenan atau pertunjukan debus?" tulis warganet lain dengan akun bangkitpamungkas.
Video selengkapnya dapat dilihat di sini.
Berita Terkait
-
5 Hal Ini Membuktikan Bahwa Hubungan Kalian Siap Menuju Pelaminan
-
Hits Lifestyle: Zodiak Virgo Tertimpa Masalah, Viral Foto Anak Kecil di Pelaminan
-
Jodoh Tak Ke mana! Becanda Akad Nikah Pas SMA, Dua Sejoli ini Berakhir di Pelaminan
-
Nyesek! Datangi Nikahan Mantan, Wanita Ini Nangis Peluk Ex Calon Ibu Mertua di Pelaminan
-
Bocah Nempel Terus sama Pengantin di Pelaminan, Kisahnya Bikin Mewek
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kekerasan Terus Berulang, Peneliti BRIN Minta Berhenti Gunakan Kata Oknum untuk Polisi Bermasalah
-
Viral "Cukup Aku WNI", Dirjen AHU: Orang Tua Tak Bisa Sepihak Ganti Status Kewarganegaraan Anak
-
Dari Perca Batik ke Ikon Ramadan: Kisah Peci Jogokariyan Tembus Pasar Mancanegara
-
Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
-
DPRD DKI: Pasar Induk Kramat Jati Jadi 'Lapak' Pembuangan Sampah Ilegal
-
Jangan Jadi Korban! Satgas Pangan Temukan Susu Kedaluwarsa dan Mie Boraks di Jawa Barat
-
Model Baru MBG Lansia: Dimasak di SPPG, Diantar Pokmas dan Pendamping Sosial
-
Wajah Baru Pasar Palmerah: Trotoar Akan Diperbaiki, Pedagang Tak Boleh Berjualan di Bahu Jalan
-
Singgung Tanggung Jawab Lembaga, Peneliti BRIN Minta Polri Setop Pakai Istilah Oknum
-
Aktivis Soroti Respons Istana ke Kritik BEM UGM: Harusnya Dialog, Bukan Serang Balik