Suara.com - Sebanyak 400 ribu vaksin AstraZeneca dikabarkan akan segera memasuki masa kadaluwarsa. Vaksin itu merupakan jatah milik Dinas Kesehatan DKI Jakarta yang harus dibagikan kepada masyarakat.
Menanggapi hal ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria tak khawatir. Ia menyebut pihaknya sudah membuat program agar semua vaksin bisa tersalurkan sesuai jadwal.
"Ya semuanya sudah diprogram," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (9/6/2021).
Riza menyebut pihaknya sudah berupaya melakukan percepatan vaksinasi. Caranya adalah dengan menyiapkan vaksinator dan sejumlah fasilitas kesehatan di berbagai tempat.
"Kami dengan kemampuan jumlah nakes yang cukup baik jumlah tenaga vaksinator yang besar kami berusaha untuk dapat memaksimalkan petugas mengoptimalkan penyerapan penyelenggaraan daripada vaksinasi," katanya.
Sejauh ini, Pemprov DKI sudah mulai menyelenggarakan vaksinasi tahap ketiga yang menyasar masyarakat umum. Ia meminta masyarakat tetap menjaga antusiaa vaksinasi untuk mempercepat proses distribusi.
"Vaksinasi sehingga kami harapkan tidak ada vaksin yang kadaluwarsa," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Demi Vaksin Covid-19, Sepasang Lansia di Malaysia Rela Berkendara 127 Km
-
Bantu Senegal, Prancis Sumbangkan 184.000 Dosis Vaksin AstraZeneca
-
Ada Kasus Trombosis, Chile Larang Warga di Bawah 45 Tahun Disuntik Vaksin AstraZeneca
-
Sudah Gunakan 5.000 Dosis, Dinkes Jogja Pastikan Penggunaan AstraZeneca Aman
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
LBHM Beri 4 Catatan 'Pedas' untuk Indonesia yang Baru Saja Jadi Presiden Dewan HAM PBB
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
Kasus Isu Ijazah Palsu Jokowi, PSI Desak Polisi Segera Tahan Roy Suryo Cs
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan