Suara.com - Aksi seorang pria yang membagikan mempermalukan ibunya menjadi viral. Aksinya yang berakhir kocak itu dilakukan di acara lamaran adiknya.
Momen yang menjadi viral ini dibagikan oleh akun TikTok @ma****nn pada Selasa (9/6/2021). Hingga berita ini dibuat, momen ini telah disaksikan 15 juta kali dan mendapatkan 1,4 juta tanda like.
Dalam video itu, sang pria mengatakan ia akan menunjukkan cara mempermalukan ibunya di depan umum.
"Tutorial cara ngisin-ngisini (mempermalukan) emak cek!!!, kata sang pria dalam video seperti dikutip oleh Suara.com, Rabu (9/6/2021).
Terlihat, pria dan ibunya itu sedang menghadiri acara lamaran adiknya. Suasana sudah ramai didatangi oleh tamu yang duduk lesehan.
"Ini lagi acara lamarannya adek," kata sang pria.
Dalam acara lamaran itu, disediakan juga berbagai macam makanan bagi para tamu. Makanan itu ditaruh di atas tikar agar bisa disantap para tamu.
Aksi memalukan pria itu diawali dengan mendatangi ibunya yang sedang asyik main ponsel. Ia nampak mendekatkan satu segepok buah pisang ke ibunya secara perlahan.
Tiba-tiba, pria itu dengan keras bertanya kepada ibunya apakah jadi mau membungkus pisang. Sontak, para tamu melihat ke arah mereka dengan terkejut.
Baca Juga: Sejumlah Gerai McDonald's Timbulkan Kerumunan, Satpol PP DIY Bakal Panggil Manajemen
"Opo mak? Gedange (pisang) nya dibungkus?," tanya sang anak dengan lantang.
Pertanyaan keras itu membuat kaget ibunya. Ia langsung menampilkan ekspresi panik karena menjadi perhatian para tamu undangan.
Nampak ia juga siap mengomel memarahi anaknya. Namun, anaknya semakin menjadi-jadi dalam mengerjai ibunya.
Ia dengan sigap meminta maaf kepada para tamu yang datang karena ibunya berniat membungkus pisang satu gepok.
"Duh mak. Ojo ngisin-ngisini to (jangan malu-maluin dong) ya Allah," ujar sang anak.
Ibu itu kemudian hanya bisa tersenyum malu saja karena tidak bisa memarahi anaknya.
Berita Terkait
-
Sejumlah Gerai McDonald's Timbulkan Kerumunan, Satpol PP DIY Bakal Panggil Manajemen
-
Kisah TKW Asal KBB, Tertipu Pria Asing hingga Melahirkan di Penjara
-
Modal Rantai, Dua Bocah Main Ayunan di Trotoar Restoran Cepat Saji Bikin Publik Tertampar
-
Viral Kerumunan Ojol Pesan BTS Meal McDonald's, Warganet: Awas Kluster McdxBTS
-
Kocak! Aksi 2 Pemotor Main Suit Jepang Tunggu Lampu Hijau, Kalah Kena Gaplok
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!
-
Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai