Suara.com - Tiga remaja yang duduk di bangku Sekolah Menengah Utama (SMA) diarak oleh warga karena diduga berpacaran. Peristiwa ini terjadi di Desa Bulungan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Jepara, Selasa (25/5/2021).
Ketiga remaja itu terdiri dari seorang cewek dan dua cowok. Kejadian mereka diarak ini terekam dari ponsel salah seorang warga dan menjadi viral setelah dibagikan oleh akun Instagram @fakta.beriita.
Mereka terciduk berpacaran di rumah sang cewek. Hingga berita ini dibuat, video itu telah disaksikan lebih dari 19 ribu kali.
"Sebuah video memperlihatkan tiga remaja SMA diciduk warga saat diduga sedang berpacaran di rumah si cewek, di Desa Bulungan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Jepara," tulis caption akun Instagram @fakta.beriita seperti dikutip oleh Suara.com, Kamis (10/6/2021).
Dalam video, nampak warga satu kampung berkerumun di depan rumah sang cewek. Ketiga remaja itu kemudian diarak secara bergilir.
Tak sampai disitu, tiga remaja yang masih di bawah umur itu bahkan sampai dihujat dan diolok-olok warga setempat beramai-ramai.
"Ketiga remaja yang masih di bawah umur itu tampak diarak warga keluar dari rumah. Puluhan warga yang berada di sekitar lokasi pun ramai menghujani mereka dengan hujatan dan olokan," tulis keterangan dalam caption.
Pihak kepolisian lantas angkat berbicara mengenai kejadian tersebut. Kapolsek Pakis, Aji Iptu Budi mengatakan pihaknya tidak mengetahui kronologi kejadian tersebut.
Hal ini disebabkan karena masalah itu telah diselesaikan di tingkat RT. Keluarga ketiga remaja itu juga telah setuju untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.
Baca Juga: Bila Kembali Timbulkan Kerumunan, Pemda DIY Tutup Sementara McDonald's
Walau begitu, Aji menegaskan ketiga remaja SMA itu belum berbuat mesum.
"Pihak keluarga dari ketiga remaja itu telah sepakat untuk menyelesaikan permasalahan itu secara kekeluargaan," tulis keterangan dalam caption.
Peristiwa itu langsung dibanjiri komentar dari warganet. Banyak dari mereka yang menghujat aksi warga karena mempermalukan ketiga remaja itu.
Apalagi, mereka juga menilai ketiga remaja itu belum tentu berbuat mesum dan bisa saja sedang bekerja kelompok.
"Njir lucu banget, orang lagi kerja kelompok malah diarak," komen warganet.
"Cuma pacaran sampai segitunya, masih untung pacaran di rumah kalau di hutan gimana," sindir yang lain.
Berita Terkait
-
Bila Kembali Timbulkan Kerumunan, Pemda DIY Tutup Sementara McDonald's
-
Viral Cewek Ini Pamer Kado untuk Selingkuhan di Review Olshop, Publik Gagal Paham
-
Pilot Gadungan mau Kompori Mantan, Kena Mental saat Siswi Penerbangan Temukan Kejanggalan
-
Istri Hamil Ngidam Pegang Uang Rp 10 Juta, Suami sampai Jual Motor Kesayangan
-
Dendam Membara Suaminya Digoda, Wanita Labrak Biduan yang Lagi Nyanyi di Hajatan
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Lantai 4 Bangunan Asrama Polri Kalideres Terbakar, Atap Runtuh Timpa Mobil Parkir
-
Geledah Rumah Bupati Tulungagung dan Ajudannya, KPK Temukan Dokumen Alat Tekan
-
Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel
-
Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun
-
Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka
-
Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual
-
Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua
-
Tak Lagi Gratis, Pemprov DKI Bakal Atur Ulang Skema Pajak Kendaraan Listrik
-
Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi
-
Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark