Suara.com - Video yang menunjukkan penampakan seekor babi brewok telah menjadi viral. Terlebih, babi berjenis langka itu membuat warganet penasaran apakah itu babi ngepet.
Wujud babi brewok itu dibagikan oleh akun Instagram @fakta.indo pada Senin (14/6/2021). Hingga berita ini dibuat, video itu telah disaksikan lebih dari 160.000 ribu kali.
Akun ini menjelaskan babi brewok itu biasa dikenal dengan nama babi berjanggut atau sus barbatus. Babi jenis ini sudah mulai langka.
"Babi brewok atau dikenal sebagai babi berjanggut (sus barbatus) termasuk hewan yang sudah jarang ditemui," jelas @fakta.indo di caption seperti dikutip oleh Suara.com, Senin (14/6/2021).
Terlihat dalam video, babi hutan itu memang dipenuhi dengan bulu. Bahkan, wajah babi itu benar-benar ada jenggot panjang di bawah mulutnya.
Babi itu nampak kurus dan memiliki telinga yang berdiri ke atas. Secara keseluruhan, penampakan babi dalam video itu memang cukup menghebohkan karena tidak seperti potret babi pada umumnya.
"Babi hutan ini dinamai babi berjanggut karena ia memiliki bulu yang melengkung ke atas dan ke depan, menutupi pipinya dan rahang bawahnya," tulis keterangan video.
Babi brewok itu muncul di pekarangan rumah seorang warga. Dalam video, ada dua babi berjanggut yang terlihat. Keduanya seperti sedang mencari makanan di pekarangan.
Kemunculan babi brewok itu langsung dibanjiri komentar oleh warganet. Mereka menuliskan beragam komentar kocak terkait janggut babi, mulai dari memakai Wak Doyok sampai mitos tak pernah mandi.
Baca Juga: Kasus Covid-19 di Depok Capai 350 Orang Sehari, Forkopimda Gelar Operasi Yustisi
"Awas bisa di sangka lo bi besok cukur ye," komen warganet.
"Pakek wak doyok apa dia ya," celutuk warganet.
"Pasti bini babinya gak pernah bersih kalau nyapu," sahut warganet.
"Babi setelah turun dari bertapa 20 tahun di goa," tambah yang lain.
"Wak Doyok animal version. Ganteng cekrek," tulis warganet.
"Kalau nyapu halaman gak bersih ya gitu dapetnya yang brewokan," canda warganet.
Berita Terkait
-
Kasus Covid-19 di Depok Capai 350 Orang Sehari, Forkopimda Gelar Operasi Yustisi
-
Customer Nyesek Dapat Surat dari Ojol: Please Temuin Orangnya
-
Pertama di Indonesia, Ini Fakta Menarik Adu Balap Drag Truk Pengangkut Pasir dan Sayur
-
Gadis Panik saat Ibu Mendadak Masuk Kamar, Ranjang Berantakan Jadi Bahan Omelan
-
Viral Pria Bongkar Celengan Uang Rokok, Tergiur Sepatu Diskonan Rp 12 Ribu
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah