Suara.com - Seorang kurir pengantar paket mencurahkan deritanya menjadi seorang kurir Cash on Delivery (COD). Seringkali kurir itu dianggap penipu karena meminta pembeli menyiapkan sejumlah uang untuk membayar paket.
Kisah itu dibagikan oleh akun Twitter @txtdarionlshop. Akun tersebut mengunggah foto tangkapan layar percakapan kurir dengan pembeli.
Awalnya, si kurir mengirimkan pesan meminta si pembeli menyiapkan uang senilai Rp 667.500 untuk membayar paket COD yang dipesan.
"Mau antar paket, bisa difotokan depan rumah dan arah-arahnya? Paket COD mohon siapkan uang pas senilai Rp 67.500," tulis si kurir seperti dikutip Suara.com, Rabu (16/6/2021).
Si pembeli langsung menodong sejumlah pertanyaan terkait barang yang akan diantarkan tersebut.
"Jam berapa kira-kira? Barang apa ya? Dari siapa yang kirim?" tanya si pembeli.
Kurir yang hanya bertugas mengantarkan paket itu juga tidak mengetahui apa isi paket tersebut.
Namun si pembeli justru menuding kurir tersebut hendak menipunya.
Si pembeli juga sempat menelpon video ke si kurir sebanyak dua kali namun tidak direspons oleh kurir.
Baca Juga: Dituduh Penyebab Teror Anak Polisi, HP Bocah SD di Gunungkidul Disita
"Jangan nipu," kata pembeli.
"Saya enggak nipu bu, saya hanya kurir mau mengantarkan paket njenengan dari Tok*pedia," balas si kurir sambil mengirimkan foto paket yang akan diantar.
Kisah kurir antar paket COD dianggap penipu itu langsung viral di media sosial dan menjadi sorotan publik.
Banyak warganet ikut merasa geram dengan si pembeli yang seakan meneror kurir.
"Gini ini ciri-ciri orang lagi mepet enggak ada duit bingung mau bayar terus alasan kayak gini," kata warganet.
"Sudah tanya jam berapa ujungnya curiga menipu," ucap warganet lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Rekomendasi Sepeda Wimcycle Termurah untuk Dewasa, Solusi Olahraga Hemat
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat
-
Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah
-
Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional
-
Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem
-
Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju
-
Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan
-
Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data
-
Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo
-
Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber
-
MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program