Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali melakukan kerja sama antar daerah untuk pemenuhan pasokan pangan warga Ibu Kota. Kali ini ia berkolaborasi dengan Kabupaten Gorontalo, Sulawesi Utara.
Kerja sama yang dijalin adalah memasok 100 ekor sapi secara rutin setiap hari kepada DKI. Nantinya pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akan mengirimkan dalam bentuk daging yang sudah terpotong.
Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo mengatakan Jakarta pada dasarnya memiliki kebutuhan daging sapi sebanyak 700 ekor setiap harinya. Dengan kerja sama ini, Gorontalo mampu memenuhi sebagian besarnya.
Kerja sama dilakukan dengan sistem bussines to business (B to B) antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI PD Dharma Jaya dengan BUMD Kabupaten Gorontalo, Gorontalo Global Gemilang (3G).
"Adanya Covid-19, impor segala kan susah. Maka kita saring supply antar daerah. Nah pangan ini khususnya ternak. Kenapa ternak? ternyata setiap hari di Jakarta itu dipotong sapi 700 ekor. Bayangkan 700 ekor, berarti 1 bulan 21.000 ya," ujar Nelson kepada wartawan, Jumat (19/6/2021).
Nelson menjelaskan, kerja sama ini juga berarti membuka lapangan kerja baru di Gorontalo. Sebab akan ada lebih banyak Rumah Potong Hewan (RPH) yang membutuhkan banyak pekerja di daerahnya.
"Gorontalo ini sukses dengan jagung, dan hari ini kita mendorong ternak sapi kita. Karena jagung ini kan pakan ternak. dan Alhamdulillah selama 5 tahun sebelumnya selama saya bupati, itu kita bagi 10.000 ekor sapi di masyarakat," tuturnya.
Ketua DPW PPP Gorontalo ini pun meyakini kerja sama dengan daerah khususnya Jakarta sangatlah penting. Ia berharap kerja sama pun di perbanyak untuk bidang lainnya agar Indonesia tak melulu mengandalkan impor dari luar negeri.
Tak hanya pangan, Nelson juga berinisiatif untuk memperkuat kerja sama di bidang lain dengan DKI. Mulai dari pendidikan hingga kebudayaan.
Baca Juga: Gelar Operasi Yustisi, Anies: Kafe dan Resto Masih Banyak yang Langgar Aturan
"Apalagi hari ini kita selalu kerja sama luar negeri. Kenapa kita tak perkuat kolaborasi antar daerah. Apalagi tiap daerah punya kebutuhan sendiri-sendiri dan kita saling memberi," tuturnya.
Ketua umum GL Pro 08, selaku inisiator kerja sama ini, Jimmy C K memberikan apresiasi atas terwujudnya rencana ini. Apalagi Gubernur Anies disebutnya langsung sigap langsung mengeksekusi rencana ini.
"Pak Gubernur langsung eksekusi meskipun baru pertemuan pertama. ada tim kecil dibentuk, dari bumd Gorontalo sudah datang. jadi memang sangat direspon. kebutuhan daging DKI kan selama ini impor, nah kenapa tidak antar daerah ini kita kerja samakan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
EMAS Temukan Cadangan Baru, Tambang Emas Pani Bertambah 445 Ribu Ons
-
Efisiensi Anggaran, BGN Moratorium Pembangunan Dapur Baru Makan Bergizi Gratis
-
Persib Bandung Juara, KDM Rogoh Kantong Pribadi: Hasil Panen Rp1 Miliar Jadi Bonus Apresiasi
-
Konsumsi Daging Orang RI Ternyata Masih Rendah
-
Lebih Empuk! 5 Cara Mengolah Daging Sapi agar Tidak Alot
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Kasus Silmy Karim Jadi Evaluasi, Menteri Imigrasi Akui Sistem Tak Cukup Tanpa Integritas
-
Jejak Uang Rp145,5 Miliar Kasus Imigrasi, KPK Temukan Aset Kripto Rp1,2 Miliar
-
Jadi Penasihat Prabowo, Said Iqbal Bicara Buruh Tetap Demo atau Tidak?
-
Masih Bingung? Ini Perbedaan Perpres PARD dan PP Tunas dalam Perlindungan Anak di Ranah Digital
-
Satgas Pangan Polri Cium Aroma Kartel di Balik Amblesnya Harga TBS Sawit
-
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Langsung Suarakan Hapus Outsourcing
-
Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
-
Jadi Penasihat Khusus Presiden, Akankah Said Iqbal Tetap Kritis Bela Buruh?
-
Alasan Prabowo Tunjuk Said Iqbal Jadi Penasihat: Biar Aspirasi Buruh Gak Macet
-
Siasat Licik Dokter Gigi Vietnam: Pura-pura Jadi Pasien Demi Buka Praktik Ilegal di Ciputat!