Suara.com - Belakangan ini, pemanasan global jadi isu hangat. Bagaimana tidak, dampak pemanasan global dapat membahayakan lingkungan, ekosistem, dan keberlangsungan hidup generasi muda.
Diketahui, pemanasan global adalah suhu rata-rata atmosfer bumi yang mengalami peningkatan, sehingga menyebabkan adanya perubahan iklim atau cuaca di bumi.
Penyebab dari pemanasan global atau global warming adalah diakibatkan dari adanya berbagai aktivitas manusia yang mengeluarkan gas karbondioksida, seperti pembakaran bahan hutan, bakar gas, hingga berdirinya pabrik-pabrik.
Dampak Pemanasan Global
Pemanasan global memang menjadi isu mengerikan. Nah, berikut ini dampak pemanasan global terhadap lingkungan yang perlu diketahui. Simak baik-baik ya!
- Wabah Penyakit
Pemanasan global berdampak munculnya wabah penyakit. Hal tersebut diakibatkan imun tubuh manusia yang melemah karena keadaan bumi yang tak seimbang. - Es Kutub Mencair
Dampak lainnya dari pemanasan global yakni es kutub mencair. Mencairnya es kutun karena suhu bumi mengalami peningkatan sehingga volume air laut meninggi. - Kabut Asap
Global warming berdampak sejumlah wilayah mengalami kekeringan, sehingga memiliki peluang besar terjadinya kebakaran hutan. Dari kebakaran tersebut, muncul kabut asap yang jelas tidak baik bagi kesehatan manusia. - Sulitnya Air Bersih
Pemanasan global berdampak air di permukaan tanah menguap. Akibatnya, makhluk hidup di bumi akan kesulitan memperoleh air bersih. - Rusaknya Terumbu Karang
Dampak global warming lainnya yaitu terumbu karang rusak. Terumbu karang yang rusak akan berdampak buruk bagi kehidupan makhluk hidup yang ada di laut. - Permukaan Air Laut Meningkat
Dampak dari pemanasan global yang juga perlu diketahui yakni naiknya permukaan air laut. Hal tersebut diakibatkan es di kutub mencair. Naiknya air laut, mengakibatkan beberapa wilayah tergenang banjir, bahkan dapat membuat pulau kecil menghilang. - Suhu Air Laut Meningkat
Pemanasan global juga berdampak suhu air laut di bumi mengalami peningkatan. Hal tersebut membuat kondisi laut pun mengalami ketidakseimbangan.
Demikianlah informasi mengenai dampak pemanasan global bagi lingkungan yang perlu diketahui. Mari jaga lingkungan agar dapat membantu mengatasi pemanasan global.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
-
Waspada, 5 Masalah Kesehatan Ini Bisa Muncul Akibat Kurang Berjemur
-
Oubaitori: Saatnya Berhenti Berlomba dan Mulai Bertumbuh Sesuai Ritme Diri
-
Paradoks Media Sosial: Semakin Terhubung, Semakin Merasa Kurang, Semakin Tertekan
-
Mengenal Fitoplankton: Sumber Oksigen untuk Bumi Selain Hutan
-
Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Tingkatkan Ancaman Penyakit Zoonosis?
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Selebgram Lula Lahfah Tewas di Apartemen Dharmawangsa! Polisi Langsung Olah TKP
-
Guru Besar USNI Soroti Peran Strategis Generasi Z di Tengah Bonus Demografi Indonesia
-
Isu Keamanan Produk, DRW Skincare Buka Pendampingan Medis Gratis bagi Pasien Terdampak
-
Aksi Mogok Pedagang Daging Sapi Tak Goyahkan Pedagang Bakso
-
Bela Istri dari Jambret, Suami di Sleman Jadi Tersangka: Pakar Ungkap Titik Kritis Pembuktiannya
-
Istana Tak Masalah Perusahaan yang Izinnya Dicabut Masih Beroperasi di Sumatra, Ini Alasannya
-
Pengakuan Dito Ariotedjo Usai Diperiksa KPK: Saya Tak Ada di Lokasi Saat Rumah Mertua Digeledah
-
KPK: Bupati Pati Sudewo Berpotensi Raup Rp 50 Miliar Jika Pemerasan Terjadi di Seluruh Kecamatan
-
KPK Geledah DPMPTSP Madiun, Uang Ratusan Juta Disita Usai OTT Wali Kota Maidi
-
Update Banjir Jakarta hingga Jumat Malam: 114 RT Masih Terendam