Suara.com - Mantan kader Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean angkat bicara soal viralnya berita dan video tentang jenazah pasien covid-19 yang tergeletak di depan rumahnya.
Lewat sebuah cuitan di akun Twitternya yang diunggah pada Selasa (22/6/2021) Ferdinand mengomentari sebuah video yang memperlihatkan jenazah covid-19 digeletakkan begitu saja di depan rumah di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Ferdinand lantas menyoroti sosok Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta. Ia menyindir Anies terkait video tersebut dan memintanya untuk mundur saja.
Ferdinand bahkan meminta Anies Baswedan untuk menyerahkan tugas berat itu pada Riza Patria yang saat ini menjabat sebagai wakil gubernur DKI Jakarta.
"Jakarta oh Jakarta..!! Orang meninggal covid tergeletak begitu saja? Apakah kasus di India sudah mulai terjadi di Jakarta? Dimana mayat-mayat bahkan tak bisa dikremasi dan akhirnya dibuang ke sungai Gangga?" tulisnya.
"Nies, memang tidak mudah urus Jakarta, mundur sajalah biar diurus A Riza Patria," lanjutnya.
Dalam video yang dikomentari oleh Ferdinand, tampak jenazah yang tertutup kain putih tergeletak di depan rumah di sebuah pemukiman padat penduduk di Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Beberapa warga sekitar tampak hanya melihat dari kejauhan dan tak ada yang berani mendekat. Jenazah itu belum dimakamkan diketahui karena terkendala antrean mobil jenazah.
Perlu diketahui, DKI Jakarta belakangan ini selalu mencatatkan angka penambahan kasus positif covid-19 yang relatif tinggi.
Baca Juga: HUT ke-494 Kota Jakarta, Pengangguran dan Rasio Ketimpangan Masih Tinggi
Untuk hari ini, Selasa (22/6/2021) tepat di hari jadi Jakarta yang ke-494, tercatat ada 3.221 kasus baru sehingga totalnya menjadi 482.264 orang.
Meskipun begitu jumlah ini menurun jika dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya yang bisa mencapai 5.000 kasus per hari.
Tag
Berita Terkait
-
Ketua DPRD DKI Minta Anies Ubah Nama Jalan Kebon Sirih Jadi Ali Sadikin
-
Alasan Zico Ikhlas Tinggalkan Persija Gabung Tim Atta Halilintar
-
HUT Jakarta, Ketua DPRD DKI Beri Pantun Khusus untuk Anies, Begini Bunyinya
-
HUT ke-494 Kota Jakarta, Pengangguran dan Rasio Ketimpangan Masih Tinggi
-
Yogyakarta dan Jakarta Tak Mampu Lockdown, Rizal Ramli: Efek Jokowi Malah Sibuk Proyek
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
-
Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis