Suara.com - Polsek Metro Tamansari telah meringkus pelaku penembakan yang menyasar seorang pelajar bernama Moch Idris Saputra (18) di Jalan Mangga Besar VI D, Tamansari, Jakarta Barat. Bersama beberapa orang, pelaku utama ditangkap di kawasan Bukti Duri, Tebet, Jakarta Selatan tak lama usai peristiwa terjadi.
Total ada 10 orang yang ditangkap polisi, dua di antaranya adalah perempuan. Adapun pelaku utama dalam kasus ini berinsial JP.
Merujuk pada pengakuan warga sekitar, pelaku berserta rekan-rekannya bukan merupakan warga kawasan Tamansari. Yang bersangkutan, dengan ciri-ciri yang merujuk pada orang timur Indonesia itu sedang datang ke rumah indekos berpagar hitam yang menjadi lokasi pesta minum minuman keras.
"Bukan, dia (pelaku) ada temennya di situ," ungkap warga bernama Umang (52), Rabu (23/6/2021).
Pangkal keributan ini adalah pelaku tidak senang karena ditegur oleh warga sekitar. Bukan tanpa sebab, teguran dilakukan warga karena pelaku berserta rekan-rekannya minum miras dan menggangu kenyamanan warga.
Pasalnya, pelaku membuang-buang peluru dengan cara menembakkannya. Di samping itu, kegiatan minum miras tersebut lokasinya tak jauh dari tempat ibadah.
"Setelah itu anak-anak langsung datang ke sana maksudnya ditegur jangan begitu dong itu kan disamping Masjid, udah malem juga ada PSBB," tambahnya.
Karena tidak senang mendapat teguran warga, pelaku kemudian mengamuk. Tak cuma menembak korban bernama Idris, pelaku juga sempat merusak mobil milik warga dan gerobak milik tukang nasi goreng.
"Mobil sama gerobak nasi goreng (dirusak). Satu lagi, korban yang ketembak itu," ungkap Umang.
Baca Juga: Detik-detik Pelajar Ditembak di Tamansari, Bermula dari Pesta Miras di Samping Masjid
Pelaku Tertangkap
Polsek Metro Tamansari telah menangkap pelaku penembakan berserta sejumlah rekan-rekannya. Mereka ditangkap di kawasan Bukti Duri, Tebet, Jakarta Selatan.
Kanit Reskrim Polsek Metro Tamansari, AKP Lalu Mesti Ali mengatakan total ada 10 orang yang diamankan. Dua di antaranya merupakan wanita.
"Yang kita amankan 10 orang, delapan laki-laki, dua perempuan," kata Lalu kepada wartawan, Rabu (23/6/2021).
Sepuluh orang tersebut diamankan pada Selasa (22/3) sekitar pukul 04.00 WIB atau tiga jam setelah peristiwa terjadi. Dari sepuluh orang satu diantaranya merupakan pelaku utama berinisial JP.
"Kita masih dalami perannya masing-masing," ujar Lalu.
Berita Terkait
-
Detik-detik Pelajar Ditembak di Tamansari, Bermula dari Pesta Miras di Samping Masjid
-
Penembak Pelajar Beraksi Koboi, JP Cs Buang Tembakan saat Pesta Miras di Dekat Masjid
-
8 Pria dan 2 Wanita Pelaku Penembakan Pelajar di Tamansari Ditangkap saat Tidur Bareng
-
Tembak Pelajar hingga Kritis, Dalang Kasus Penembakan Idris Ditangkap di Tebet
-
Penembak Pelajar di Tamansari Tertangkap, Polisi Sita Revolver hingga Airsoft Gun
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Geger Temuan PPATK, Rp992 Triliun Perputaran Duit Tambang Emas Ilegal, Siapa 'King Maker'-nya?
-
Pigai Akui Uang Pribadi Terkuras karena Kementerian HAM Tak Punya Anggaran Bansos
-
Saksi Ungkap Ada Uang Nonteknis dan Uang Apresiasi dalam Pengurusan Sertifikasi K3 di Kemnaker
-
Pedagang Kota Tua Terpaksa 'Ngungsi' Imbas Syuting Film Lisa BLACKPINK: Uang Kompensasi Nggak Cukup!
-
Sri Raja Sacandra: UU Polri 2002 Lahir dari Konflik Kekuasaan, Bukan Amanah Reformasi
-
Prabowo Wanti-wanti Pimpinan yang Akali BUMN Segera Dipanggil Kejaksaan
-
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku
-
Tangis Nenek Saudah Pecah di Senayan: Dihajar Karena Tolak Tambang, Kini Minta Keadilan
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri