"Diantara kalian mempunyai hak untuk segera bertindak selaku pemerintah, ingat semuanya 'DARI RAKYAT, OLEH RAKYAT & UNTUK RAKYAT'. Jangan tunggu ada korban barulah bertindak," tegas akun ini.
Peristiwa menegangkan itu langsung mendapatkan perhatian dari warganet. Mereka menuliskan beragam komentar mengenai kondisi jembatan yang sudah tidak layak dan membahayakan nyawa itu.
"Kasihan anak sekolah harus manjat di jembatan untuk bisa nyebrang sungai, kalau anak ku sudah tidak akan kubiarkan pergi sekolah," komen warganet.
"Semoga pemerintah setempat segera membangun kembali jembatannya, ngeri melihat anak-anak sekolah memanjat," ujar warganet.
"Miris, memilukan hati melihat gadis-gadis sampai panjat-panjat pohon, tolonglah pemerintah perhatikan hal ini. Pak Bupati, kampung sendiri kok begini, kasihan mereka pak. Bertaruh nyawa untuk menyebrang sungai, merdekakan mereka dari derita ini," desak warganet.
"Ya Allah semoga pemerintah mulai dari tingkat bawah sampai tingkat atas dapat melihat postingan ini. Ngerihhhhh," ungkap warganet.
"Saya hanya bisa berharap kepada yang Kuasa agar mereka yang melintas di lindungi Tuhan. Tak sanggup melihatnya," doa yang lain.
Video yang menjadi viral ini bisa disaksikan di sini.
Baca Juga: Wanita Parkir di Jalan karena Garasi Tak Muat, Jadi Bulan-bulanan Massal
Berita Terkait
-
Wanita Parkir di Jalan karena Garasi Tak Muat, Jadi Bulan-bulanan Massal
-
Pemuda Cucikan Pakaian Dalam Kakak Perempuan, Kisah di Baliknya Bikin Publik Berdebat
-
Viral Dokter Tak Dipercaya Ibu-ibu Gegara Nggak Naik Mobil, 'Lagi Usaha Bu'
-
Viral! Air Radiator Mobil Menyembur Bak Ledakan, Montir sampai Terpental
-
Auto Ribut! Tercetak 60 Lembar, Biaya Foto Kilat di Mall Serasa Harga Pre-Wedding
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka