News / nasional
Dany Garjito | Aulia Hafisa
Ilustrasi Fadli Zon. (Suara.com/Ema Rohima)

Suara.com - Sejumlah pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) melaporkan, telah mengalami peretasan atau hack di akun media sosialnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, mempertanyakan apakah tindakan ini mencerminkan tindakan pancasilais.

Tanggapan tersebut ia sampaikan melalui akun Twitter pribadinya, @Fadlizon. Dalam unggahannya, ia mengomentari berita seputar peretasan terhadap akun media sosial pengurus BEM UI.

Menurutnya, metode peretasan media sosial bukan merupakan hal baru. Ia pun mempertanyakan pihak yang memiliki akses data dan instrumen intervensi ke media sosial dan ranah privasi.

Baca Juga: Dukung BEM UI Kritik Jokowi, PAN: Kampus Tempat Adu Gagasan, Bukan Pembungkaman!

"Siapa yg punya akses data dan instrumen intervensi ke media sosial dan ranah privat?" cuitnya melalui akun Twitter pribadinya.

Ia pun mempertanyakan apakah tindakan ini merupakan tindakan yang mencerminkan pancasila.

"Tindakan Pancasilais?" tambahnya.

Menurutnya, cara-cara peretasan seperti demikian seharusnya dihentikan agar pancasila dapat hidup ditengah-tengah masyarakat Indonesia, bukan sekedar menjadi jargon atau alat memecah belah.

"Cara-cara seperti ini harusnya dihentikan agar Pancasila hidup di tengah-tengah kita, bukan sekadar jadi jargon atau jadi alat memecah belah," pungkasnya.

Baca Juga: Alissa Wahid Sentil Rektorat Panggil BEM UI: Kalau Dulu Begini, Tak Akan Ada Reformasi

Fadli Zon Tanggapi Akun Medsos Pengurus BEM UI Diretas (Twitter/Fadlizon)

Perlu diketahui, sejumlah pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) melaporkan, telah mengalami peretasan atau hack di akun media sosialnya.

Komentar