Suara.com - Sejumlah pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) melaporkan, telah mengalami peretasan atau hack di akun media sosialnya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, mempertanyakan apakah tindakan ini mencerminkan tindakan pancasilais.
Tanggapan tersebut ia sampaikan melalui akun Twitter pribadinya, @Fadlizon. Dalam unggahannya, ia mengomentari berita seputar peretasan terhadap akun media sosial pengurus BEM UI.
Menurutnya, metode peretasan media sosial bukan merupakan hal baru. Ia pun mempertanyakan pihak yang memiliki akses data dan instrumen intervensi ke media sosial dan ranah privasi.
"Siapa yg punya akses data dan instrumen intervensi ke media sosial dan ranah privat?" cuitnya melalui akun Twitter pribadinya.
Ia pun mempertanyakan apakah tindakan ini merupakan tindakan yang mencerminkan pancasila.
"Tindakan Pancasilais?" tambahnya.
Menurutnya, cara-cara peretasan seperti demikian seharusnya dihentikan agar pancasila dapat hidup ditengah-tengah masyarakat Indonesia, bukan sekedar menjadi jargon atau alat memecah belah.
"Cara-cara seperti ini harusnya dihentikan agar Pancasila hidup di tengah-tengah kita, bukan sekadar jadi jargon atau jadi alat memecah belah," pungkasnya.
Baca Juga: Dukung BEM UI Kritik Jokowi, PAN: Kampus Tempat Adu Gagasan, Bukan Pembungkaman!
Perlu diketahui, sejumlah pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) melaporkan, telah mengalami peretasan atau hack di akun media sosialnya.
Peretasan ini muncul setelah akun Instagram BEM UI mengkritik Presiden RI Joko Widodo sebagai Jokowi The King of Lip Service.
"Pada tanggal 27 dan 28 Juni 2021, telah terjadi peretasan akun media sosial kepada beberapa pengurus BEM UI 2021," kata Leon Alvinda Putra selaku Ketua BEM UI yang membagikannya lewat akun Twitter @Leon_Alvinda, Senin (28/6/2021).
Dalam kronologi yang disampaikan Leon, peretasan dimulai pukul 00.56 WIB.
Disebutkan bahwa akun WhatsApp Kepala Biro Hubungan Masyarakat BEM UI 2021 Tiara Shafina tidak bisa diakses.
Leon menyebut, keterangan menuliskan bahwa akun WhatsApp Tiara sudah keluar dari ponselnya yang hingga saat ini akun tersebut belum bisa diakses kembali.
Kemudian pukul 07.11 WIB, akun WhatsApp Yogie selaku Wakil Ketua BEM UI juga tidak bisa diakses.
Notifikasi mengatakan akun tersebut sudah digunakan di HP lain. Namun pukul 07.20 WIB, akun sudah bisa kembali digunakan.
Tak hanya WhatsApp, Leon juga mengaku ada upaya peretasan di akun Telegram Koordinator Bidang Sosial Lingkungan BEM UI, Naifah Uzlah.
Disebutkan bahwa ada usaha login dari pihak tak dikenal ke akun tersebut pada pukul 02.15 WIB.
Berita Terkait
-
Dukung BEM UI Kritik Jokowi, PAN: Kampus Tempat Adu Gagasan, Bukan Pembungkaman!
-
Alissa Wahid Sentil Rektorat Panggil BEM UI: Kalau Dulu Begini, Tak Akan Ada Reformasi
-
Viral Cowok Nangis Diduga Hadiri Nikahan Mantan, Ternyata Dijebak Masuk Kamar Mandi
-
Makin Panas! BEM UI Serang Buzzer Pro Jokowi: Berani di Sosmed, Takut Turun ke Jalan
-
BEM UI Kritik Telak Jokowi, Istana: Aktivitas Mahasiswa jadi Tanggung Jawab Pimpinan UI
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan