Suara.com - Kabar gembira bagi anda yang ingin mendaftarkan diri dalam program penerimaan Kartu Prakerja Gelombang 18. Nantinya penerima Kartu Prakerja Gelombang 18 bisa mengajukan kredit usaha rakyat atau KUR senilai Rp 10 juta. Bagaimana cara daftar KUR Kartu Prakerja ini?
Pengajuan KUR Kartu Prakerja Rp10 juta hanya bisa dilakukan bagi penerima kartu prakerja tahun 2021 atau Kartu Prakerja Gelombang 18. KUR kartu prakerja merupakan program pemerintah untuk memfasilitasi alumni pelatihan kartu prakerja yang ingin menjadi wirausaha dengan modal murah.
Melansir www.prakerja.com, pendaftaran KUR Kartu Prakerja bisa dilakukan oleh penerima program Kartu Prakerja Gelombang 18 dengan mendaftar melalui e-form BNI. Pendaftaran dapat dilakukan dengan mengakses https://eform.bni.co.id.
Langkah selanjutnya, peserta cukup mengisi form yang disediakan oleh Bank BNI. Kemudian pihak bank akan melakukan verifikasi berdasarkan data yang diterima melalui form. Seluruh proses penyaluran KUR dilaksanakan oleh Bank BNI sebagai penanggung jawab.
Pendaftaran bisa dilakukan setelah mendaftar Program Kartu Prakerja Gelombang 18 yang direncanakan bakal dibuka pertengahan Juli mendatang. Dengan demikian, syaratpendaftaran KUR Kartu Prakerja Rp 10 juta adalah sebagai berikut.
- WNI Berusia 18 tahun ke atas;
- Terdaftar sebagai peserta Kartu Prakerja Gelombang 18;
- Pencari kerja atau penganggur (lulusan baru maupun terkena PHK);
- Pekerja (buruh/karyawan) yang membutuhkan peningkatan kompetensi kerja;
- Wirausaha Tidak sedang mengikuti pendidikan formal;
- Bukan penerima bansos Kementerian Sosial (DTKS), BSU, maupun BPUM;
- Bukan TNI/Polri, ASN, anggota DPR/DPRD, dan lainnya.
BNI Kembali ditunjuk sebagai lembaga perbankan penyalur KUR tahun ini. Sebelumnya pada April 2021 BNI pernah mencatat 387.000 alumni prakerja berminat menjadi wirausahawan. Dari jumlah tersebut, 13.000 di antaranya dikirimi SMS berisi ajakan berwirausaha dengan bantuan modal Rp10 juta.
Lebih lanjut penerima KUR Kartu Prakerja ini tidak membutuhkan agunan. Lama usaha juga tidak dibatasi minimal enam bulan.
Pemerintah terlah menyiapkan dana setidaknya Rp 41,8 triliun untuk merealisasikan KUR prakerja ini. Penerima bisa diberikan kredit maksimal Rp 10 juta.
Itulah cara daftar KUR Kartu Prakerja Rp 10 juta yang dapat diikuti oleh penerima Kartu Prakerja Gelombang 18.
Baca Juga: Kartu Prakerja Gelombang 18: Cara Daftar, prakerja.go.id Diupdate, Kuota 5 Juta
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Daftar Penjualan Mobil Mewah Juni dan Bocoran Amunisi Baru Jelang GIIAS 2026
-
Gagal Tembus Barikade Polisi, Massa Pendemo Berikan 3 Tuntutan Ini
-
Sempat Memanas, Massa Pendemo Coba Terobos Barikade Polisi Demi ke Patung Kuda
-
Persis Solo Resmi Rekrut Feby Eka Putra, Bidik Promosi ke BRI Super League
-
Sudah Masuk Ranah Pidana, KPK Ungkap Dasar Hukum Tolak Laporan Gratifikasi Raja Juli
-
4 Physical Sunscreen Heartleaf Cegah Kulit Sensitif Iritasi Akibat Sinar UV
-
Bebas dari Status Tersangka, Piche Kota Akui Alami Trauma: Saya Belum Bisa Kembali Normal
-
BGN Pamer Opini WTP, Langsung Dicecar Ramai-ramai Anggota DPR: Jangan-jangan Dibikin-bikin
-
9 Rekomendasi Serum Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Wajah
-
Dua Mahasiswa Indonesia Bawa Isu Kesehatan Mental Lewat Sepak Bola ke Markas PBB