Suara.com - Sebuah tangkap layar percakapan antara pencari kerja dengan HRD sebuah perusahaan viral di media sosial. Pelamar yang diketahui bernama Alex ngamuk ini karena lamaran kerjanya ditolak.
Postingan ini diunggah oleh akun Facebook Goom Go Emplyee dan langsung viral dengan 5,6 ribu like dan 2,1 ribu komentar. Postingan itu bahkan dibagikan nyaris 6 ribu kali.
Percakapan itu dibuka dengan pesan yang dikrim oleh HRD yang mengatakan latar belakang pengalaman pria ini tak cocok dengan kriteria manajer yang mereka cari.
"Hai Alex, kami mengapresiasi bahwa kamu tertarik dengan bergabung dengan perusahaan kami. Tapi sayangnya kamu tak bisa menempati posisi Senior Marketing Manajer karena kurangnya pengalaman di dunia kerja."
Pria bernama Alex itu hanya menjawab pesan dengan singkat, "y?" yang dibaca sebagai 'why' atau mengapa dalam bahasa Indonesia.
Selanjutnya HRD menjawab bahwa posisi Senior Marketing Manajer membutuhkan minimal 8 tahun pengalaman, bukan seorang fresh graduate atau lulusan baru.
Tak menyerah, Alex menekankan pihak perusahaan bahwa ia memiliki IPK yang cukup tinggi yaitu 3,5. Namun HRD kemudian membalas dengan kata maaf beserta emotikon tersenyum.
Tak disangka, Alex membalas pesan HRD dengan kata kasar Sohai yang dalam bahasa Kanton berarti bodoh atau gila.
Tangkap layar percakapan itu langsung viral dan dibanjiri komentar iseng warganet. Beberapa ada yang menginginkan posisi yang lebih tinggi karena memiliki IPK yang besar.
Baca Juga: Apa Saja yang Dinilai HRD dari CV? Simak 4 Pertimbangan Ini!
"CGPA (IPK) saya sedikit lebih tinggi, bisa mengaplikasikan Kepala departemen?" tulis warganet.
"Hikmah dari CGPA tinggi tak hanya masalah nilai tapi juga etika."
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?