Suara.com - Seekor angsa di New Jersey membuat warga kewalahan karena sikapnya yang agresif. Alfie, angsa jantan yang sering berenang bersama keluarganya di sungai Brick, menuai protes dari pengunjung karena terlalu galak.
Menyadur Mirror Senin (12/07), beberapa pengunjung melapor diserang oleh Alfie. Bahkan, beberapa pengendara jetsky yang sedang melintas turut menjadi target serangan angsa itu.
Semakin hari, laporan tentang Alfie semakin banyak sehingga Departemen Pertanian Amerika Serikat memutuskan untuk menangkap angsa itu lalu melakukan mati.
Berita ini menuai reaksi keras dari warga Brick yang sudah menganggap Alfie dan keluarganya seperti tetangga sendiri.
Mereka justru menyalahkan sikap pengunjung yang sering menggoda Alfie dan kawanannya sehingga angsa itu mengikuti instingnya untuk melindungi diri dan keluarganya.
"Angsa tidak melakukan kesalahan. Mereka tinggal di lahan basah, dan mereka memiliki bayi. Mereka melindungi bayi-bayi itu," ungkap Irene Almeida kepada NJ.com.
Tetangga lain yang berang dengan berita kejam ini adalah ToriAnne Neri. Ia mengatakan kepada News12 bahwa membunuh bukan jalan keluar yang diharapkan. "Membunuh apa pun bukanlah solusi yang baik."
"Menghentikan detak jantung adalah tindakan yang selamanya tak bisa dibenarkan."
Kini komunitas lokal meminta pihak berwenang untuk menyelamatkan angsa malang itu. Mereka bahkan meminta bantuan Walikota John Ducey untuk mengizinkan Alfie direlokasi.
Baca Juga: AS Akan Suntik Mati Perempuan Pertama Selama 70 Tahun Terakhir
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
Terkini
-
Lokataru Minta Masalah Kebocoran Data Nasional Dievaluasi Sebelum Bahas RUU KKS
-
Intimidasi Makin Meluas, Ibu Ketua BEM UGM dan 30 Pengurus Jadi Sasaran Teror Digital
-
Lokataru Foundation: RUU KKS Berpotensi Jadi Alat Represif Baru
-
Peziarah TPU Kawi-Kawi Resah, Jasa Bersih Makam Musiman Diduga Memaksa Minta Uang
-
Kebakaran di Mal Ciputra Bekasi, Percikan Las Logo Reklame Jadi Pemicu
-
4 Anggota KKB Elkius Kobak Diringkus di Yahukimo, Dua Teridentifikasi Pembakar SMAN 2 Dekai
-
Jelang Ramadan 1447 H, Kelab Malam hingga Panti Pijat di Jakarta Wajib Tutup Sementara
-
Proyek Pengembangan Setu Babakan yang Berujung Jalan Berlumpur, Pedagang: Putar Balik Aja!
-
Soal Perbedaan Awal Ramadan, Ketum Muhammadiyah Ajak Umat Bersikap Arif dan Bijaksana
-
Imlek 2026, 44 Warga Binaan Konghucu Terima Remisi Khusus