Suara.com - Berbagai negara tengah beramai-ramai mendorong warganya untuk divaksin Covid-19. Vaksinasi Covid-19 di dunia dilaporkan telah mencapai 3,42 miliar dosis.
Dari jumlah itu, China dan India menjadi dua negara teratas paling banyak. Sementara Indonesia masih jauh tertinggal dari negara-negara lain, di tengah lonjakan Covid-19.
Disadur dari laman Kantor Berita Anadolu, lebih dari 3,42 miliar dosis vaksin Covid-19 telah diberikan di seluruh dunia hingga Minggu (11/7/2021), menurut Our World in Data, sebuah situs web pelacakan yang berafiliasi dengan Universitas Oxford.
China memimpin penghitungan global dengan lebih dari 1,37 miliar dosis, disusul oleh India dengan 376,32 juta.
Daftar ini berlanjut dengan sebagian besar negara-negara Barat.
Amerika Serikat telah memberikan 333,57 juta suntikkan, Brasil 112,77 juta, Jerman 81,33 juta, Inggris 80,33 juta dan Prancis 59,12 juta.
Turki berada di peringkat kedelapan dalam daftar dengan lebih dari 57,8 juta dosis, disusul oleh Jepang, Italia, Indonesia dan Meksiko.
Negara dengan dosis paling banyak berdasarkan rasio jumlah penduduk adalah Uni Emirat Arab, dengan 160,92 dosis per 100 orang.
Setelah UEA, negara-negara dengan dosis paling banyak diberikan per 100 orang adalah negara-negara kepulauan Malta dengan 159,43 dosis dan Seychelles dengan 141,98 dosis.
Baca Juga: Studi: Satu Dosis Vaksin Sputnik V 73,6 Persen Efektif Cegah Infeksi Berat
Sebagian besar vaksin Covid-19 diberikan dalam dua dosis, sehingga jumlah suntikan yang diberikan tidak sama dengan jumlah individu yang divaksinasi secara penuh.
Menurut Universitas Johns Hopkins Amerika Serikat, sejak Desember 2019, pandemi telah merenggut lebih dari 4,02 juta jiwa di 192 negara dan wilayah, dengan sekitar 186,68 juta kasus dilaporkan di seluruh dunia.
Berita Terkait
-
Waduh! WNA China Masuk Indonesia Lagi, Padahal Lagi Pembatasan Super Ketat COVID-19
-
Awas, Modus Penipuan Jual Beli Tabung Oksigen Via Medsos Makan Korban di Malang
-
Ulah dr Lois Tak Percaya Covid: Rakyat Kini Sudah Terbelah dan Makin Bingung
-
Hari Pertama PPKM Darurat, Lebih Dari 90 Persen Toko Branded di Batam Tutup
-
Alhamdulillah, Jhody Super Bejo Sembuh dari Covid-19
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
JPO 'Melayang' JIS-Ancol Bakal Jadi Ikon Baru Jakarta, Kapan Bisa Digunakan?
-
Pramono: WFH dan PJJ di Jakarta Hanya Saat Hujan Deras, Cerah Tetap Masuk Normal
-
Adu Cepat Lawan Maut: Basarnas Terjang 'Bubur Pasir' Cari Puluhan Korban Longsor Cisarua
-
"Saya Mohon Maaf," Ucapan Gibran di Tengah Duka Longsor Maut Bandung Barat
-
2 Polisi Gugur Terhimpit Truk Saat Bertugas Menuju Longsor Cisarua, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat
-
Menko PMK Pratikno Soal Longsor Bandung Barat: SAR 24 Jam Cari 83 Korban Hilang
-
Banjir Jakarta: Pramono Sebut Sebagian Sudah Surut, BPBD Ungkap 14 RT Masih Terendam 80 Cm
-
Menteri Trenggono Ikut Presiden ke London dan Davos Sebelum Pingsan, Tapi Besok Sudah Ngantor
-
KPK Bongkar Skema Pemerasan Caperdes Pati, Bupati Sudewo Ditaksir Bisa Kantongi Rp50 Miliar
-
Kronologi Menteri Trenggono Pingsan di Upacara Duka, Suara Debam Bikin Riuh