Suara.com - Hampir 70 orang tewas disambar petir dalam sehari di lokasi yang berbeda di seluruh India. Insiden mengerikan ini terjadi di Uttar Pradesh, Madhya Pradesh, dan Rajasthan pada 11 Juli.
Menyadur India Times Senin (12/07), korban tewas akibat petir berat di Uttar Pradesh meningkat jadi 41 orang pada hari Senin dan 7 lainnya dilaporkan meninggal di Madhya Pradesh.
Sementara itu, lebih dari 20 orang tewas disambar petir di Rajasthan termasuk tujuh anak-anak. Di Jaipur, 11 orang tewas dan banyak yang terluka karena disambar petir di depan Istana Amer abad ke-12 dekat Jaipur.
Insiden itu terjadi ketika orang-orang mengambil foto narsis di sebuah menara pengawas di tengah hujan di ibukota Rajasthan. Laporan menunjukkan lusinan orang hadir di menara pengawas ketika petir menyambar.
Faktanya, India memiliki 82 detektor petir yang memberikan peringatan dini tentang serangan petir yang akan datang dan IMD bisa menyampaikan prakiraan petir secara langsung selama tiga jam ke depan.
India Times merangkum langkah pencegahan yang bisa dilakukan agar tak tersambar petir ketika hujan lebat terjadi, salah satunya berlindung di dalam gedung ketika mendengar bunyi gemuruh.
Perangkat yang bisa menghantarkan listrik juga perlu dihindari seperti ponsel, saklar, lampu dan bahkan keran air yang terbuat dari logam, begitu juga pintu dan bingkai jendela yang terbuat dari material yang sama.
Menjauh dari lapangan terbuka dan menghindar berteduh di bawah pohon adalah pilihan yang bijaksana karena petir cenderung menyambar objek tertinggi di area terbuka.
Baca Juga: Kisah Pria India Punya Obsesi Unik: Suka Warna Merah, Putih, dan Angka 7
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan
-
Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan
-
Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi
-
Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!
-
Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45
-
Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung
-
Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar
-
Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas