Suara.com - Polsek Kramat Jati mengungkapkan aktivitas tukang service handphone yang turun ke jalan untuk menjajakan jasanya di depan Mal PGC Cililitan, Jakarta Timur menyalahi aturan PPKM Darurat. Hal itu kata Kapolsek Kramat Jati, Kompol Tuti Aini, berpotensi menyebabkan kerumunan.
“Kan enggak boleh, nanti bikin kerumunan jadinya kan. Orang mal saja tidak buka,” kata Tuti saat dihubungi Suara.com, Senin (13/7/2021).
Kata Tuti para tukang service handphone turun ke jalan karena Mal PGC tempat mereka menyediakan jasanya ditutup, sesuai dengan aturan PPKM Darurat yang berlaku sejak 3 hingga 20 Juli 2021.
Sejak mal ditutup, satu per satu dari mereka turun ke jalan.
Dia menuturkan, pihaknya bersama petugas keamanan Mal PGC dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah beberapa kali berupaya untuk menertibkannya.
“Ya kami larang kami bubarkan,” imbuh Tuti.
Sejauh ini tindakan yang dilakukan Polsek Kramat Jati baru upaya pendekatan dengan memberikan teguran. Namun tak jarang mereka juga harus kucing-kucingan dengan tukang service handphone.
“Kadang maling-malingan (kucing-kucingan), ada saja satu, dua orang,” ujar Tuti.
Baca Juga: 3.000 Warga Jakarta Akan Disuntik AstraZeneca, Wagub: Tak Ada Efek Samping
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Gedung Kedubes AS Diguncang Protes, Massa Buruh: Jangan Sampai Indonesia Jadi Sasaran Berikutnya
-
Peta Aceh Harus Digambar Ulang, Desa-Dusun di 7 Kabupaten Hilang Diterjang Bencana
-
Korupsi Mukena dan Sarung Bikin Negara Rugi Rp1,7 M, Pejabat-Anggota DPRD Diseret ke Meja Hijau
-
Ada Menteri Kena Tegur Prabowo di Retret Hambalang?
-
Geger Video Mesum Pasangan Misterius di Pos Polisi Tulungagung, Pelaku Diburu
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Ogah Bicara soal Dugaan Kasih Duit ke Kajari
-
Indonesia Dinominasikan Jadi Presiden Dewan HAM PBB, Apa Syarat Kriterianya?
-
Mendagri Dorong Percepatan Pendataan Rumah Rusak Pascabencana Sumatra
-
KPK 'Korek' Ketum Hiswana Migas di Pusaran Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina
-
Kejar Target Sebelum Ramadan, Satgas Galapana DPR RI Desak Sinkronisasi Data Huntara di Aceh