Suara.com - Presiden Brasil Jair Bolsonaro mengalami cegukan parah 24 jam sehari selama 10 hari berturut-turut. Kondisi ini berkaitan dengan keluhan kesehatan lain yang ia rasakan setelah ditikam di perut pada tahun 2018.
Menyadur Al Jazeera Kamis (15/07), Bolsonaro sedang dibawa ke Sao Paulo dan dokter akan menentukan apakah dia memerlukan operasi darurat atau tidak.
Sebelumnya, pemimpin sayap kanan Brasil itu dirawat di rumah sakit setelah 10 hari karena cegukan kronis setelah operasi implan gigi pada 3 Juli.
Pada Rabu sore, kantornya mengatakan Bolsonaro, yang telah membutuhkan beberapa operasi sejak ditikam di perut pada rapat umum politik pada 2018, menderita penyumbatan usus.
Sebelumnya dia dibawa ke rumah sakit militer di ibu kota Brasili untuk tes dan menyelidiki penyebab cegukan.
"Ini terjadi pada saya sebelumnya, mungkin karena obat yang saya minum, saya cegukan 24 jam sehari," ujar Bolsonaro pada stasiun radio lokal minggu lalu.
Isu tentang kesehatan Bolsonaro selalu menarik perhatian selama masa jabatannya. Dia hampir meninggal setelah ditikam di usus saat kampanye pada tahun 2018. Sejak kejadian itu, ia menjalani beberapa operasi lanjutan.
Legislator federal Pro-Bolsonaro, Bia Kicis menulis di Twitter pada hari Rabu bahwa rawat inap Bolsonaro adalah konsekuensi dari penusukan 2018.
Monica Yanakiew dari Al Jazeera melaporkan bahwa Bolsonaro juga telah menyimpulkan kondisinya terkait dengan penusukan 2018.
Baca Juga: Dituduh Korupsi, Jair Bolsonaro Mengumpat di Media Sosial: Persetan!
Yanakiew juga mengatakan rawat inap ini terjadi pada saat terburuk dalam masa kepresidenannya selama dua setengah tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?