Suara.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kegiatan vaksinasi massal di SMA Negeri 38 Jakarta, Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Vaksinasi ini dikhususkan bagi anak-anak di atas usia 12 tahun.
Listyo mengatakan kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Polri dan Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI). Dia mengklaim kegiatan vaksinasi tersebut berjalan dengan lancar.
"Kami melihat anak-anak antusias untuk divaksin dan ini merupakan kabar baik bagi kita semua," kata Listyo di SMA Negeri 38 Jakarta, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (15/7/2021).
Mantan Kabareskrim Polri itu berharap kolaborasi dalam kegiatan vaksinasi massal ini terus berlanjut. Sehingga diharapkan dapat membantu pemerintah dalam mempercepat program vaksinasi bagi masyarakat.
"Sehingga kemudian kehidupan masyarakat bisa kembali pelan-pelan pulih normal. Tentunya kita harapkan ini semua bisa segera tercapai," katanya.
Kegiatan vaksinasi massal di SMA Negeri 38 berlangsung selama dua hari sejak 15 hingga 16 Juli 2021. Mereka menargetkan 1.000 dosis vaksin per harinya.
Sebanyak 15 tenaga vaksinator dikerahkan dalam kegiatan ini. Lima di antaranya dari Polri dan delapan dari PB HMI.
"Walaupun sudah divaksin namun tetap menjaga prokes. Tetap harus memakai masker. Sayangi teman-teman, sayangi keluarga kita, sayangi saudara kita," pungkas Listyo.
Baca Juga: PPKM Darurat Jelang Idul Adha: Lampung, Jawa, Bali Disekat 1.000 Titik Lebih
Berita Terkait
-
Kalah dengan Pedagang, Penyekatan Akses ke Tiban Center Akhirnya Dibongkar
-
Jelang Idul Adha, 1.065 Titik Penyekatan akan Dibangun di Jawa-Bali
-
PPKM Darurat Jelang Idul Adha: Lampung, Jawa, Bali Disekat 1.000 Titik Lebih
-
Besok, Pemkot Bekasi Gelar Vaksinasi Massal di Tiap Kantor Kelurahan, Pakai Vaksin Sinovac
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah, Pilihan Terbaik Mulai 1 Jutaan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
Terkini
-
Kubu Laras Sebut Jaksa Berkhotbah Moral, Gagal Paham Feminist Legal Theory dan Unsur Mens Rea
-
Pledoi Laras Faizati Dianggap Angin Lalu, Jaksa Tetap Tuntut Laras Faizati 1 Tahun Penjara
-
Jadi Tersangka Kasus Ijazah Palsu, Wagub Babel Penuhi Panggilan Mabes Polri: Tidak Ada Niat Jahat
-
Terbongkar Love Scamming Lintas Negara di Jogja, Polisi Tetapkan 6 Tersangka
-
KPK Pecah Suara? Wakil Ketua Akui Ada Keraguan Tetapkan Tersangka Korupsi Kasus Haji
-
Paradoks Kebahagiaan Rakyat: Ketika Tawa Menutupi Pemiskinan yang Diciptakan Negara
-
Kemendagri Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat BPBD di Seluruh Daerah
-
Guru Besar UNM Soroti Pasal Penghinaan di Era 'Big Bang' Transformasi Hukum 2026
-
Benarkah Rakyat Indonesia Bahagia Meski Belum Sejahtera? Begini Pandangan Sosiolog UGM
-
Tolak Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme, Koalisi Sipil: Berbahaya Bagi Demokrasi dan HAM