Suara.com - Program paket obat gratis Covid-19 yang akan diberikan bagi penderita virus Corona dimulai. Bagaimana cara mendapat paket obat gratis Covid-19? Apa saja syaratnya?
Pasien tanpa gejala hingga yang memiliki gejala covid-19 bisa memperoleh paket obat gratis Covid-19. Utamanya, program ini akan menyasar masyarakat yang tengah berada dalam kondisi isolasi mandiri di rumah. Makanya, cara mendapat paket obat gratis Covid-19 penting diketahui.
Nantinya, dua kategori berbeda yang disebutkan tadi akan mendapatkan paket obat gratis Covid-19 yang berbeda pula. Jadi diharapkan masa pemulihan bisa berjalan lebih cepat, sehingga tubuh penyintas Covid-19 memiliki daya tahan yang lebih kuat.
Cara Mendapat Paket Obat Gratis Covid-19
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mencatatkan diri pada dokumen puskesmas, desa, atau kelurahan setempat.
Garis terdepan dalam pendataan adalah bidan desa, perangkat RT atau RW, dan petugas puskesmas. Ketika datanya sudah masuk, petugas Babinsa akan memberikan paket obat gratis Covid-19 pada masyarakat yang sudah terdata tadi.
Paket obat nantinya akan diberikan berdasarkan hasil diagnosa dokter atau tenaga kesehatan yang diberikan tanggung jawab untuk melakukan kategorisasi untuk menggolongkan apakah orang masuk ke golongan OTG, ringan, atau sedang.
Adapun syarat penerima paket obat gratis Covid-19 hanya dua, yakni:
- menunjukkan hasil PCR positif
- menunjukkan bukti bahwa orang sedang melaksanakan isolasi mandiri di rumah
Kategorisasi Obat Gratis Pasien Covid Isoman
Baca Juga: Mulai Hari Ini, Jokowi Bagikan Paket Obat Gratis untuk Pasien Covid-19 Isoman
Disebutkan di awal tadi sasaran dari program obat gratis ini adalah orang tanpa gejala atau OTG, dan orang yang memiliki gejala ringan hingga sedang. Kedua kategori ini, yang berhak mendapat obat gratis, adalah yang melaksanakan isolasi mandiri di rumah. Paket obat gratis Covid-19 sendiri akan berisi:
- Paket 1, berisi vitamin-vitamin untuk menunjang pemulihan dan daya tahan tubuh. Paket ini diberikan pada orang dengan hasil PCR positif namun tanpa gejala.
- Paket 2, berisi vitamin dan obat untuk orang yang memiliki hasil PCR positif disertai dengan keluhan demam atau kehilangan penciuman atau gejala ringan. Untuk paket kedua ini, nantinya obat yang diberikan akan disesuaikan dengan rekomendasi dokter puskesmas setempat.
- Pekt 3, berisi vitamin dan obat untuk orang yang memiliki hasil PCR positif dan gejala sedang, seperti demam dan batuk kering. Paket obat ini juga perlu konsultasi dengan dokter.
Pelaksanaan pembagian paket obat gratis Covid-19 ini akan mendapat pengawasan ketat, sesuai dengan instruksi dari Presiden Joko Widodo. Semoga langkah ini bisa jadi langkah yang jitu untuk membantu mengakhiri pandemi yang terus terjadi.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Kisah Mama Redha, Nelayan Perempuan Sumba yang Viral Jualan Hasil Laut Lewat TikTok Live
-
Mossad Punya Bos Baru, Tangan Kanan Benjamin Netanyahu Makin Yakin Bisa Gulingkan Rezim Iran
-
Satgas Haji Resmi Dibentuk, Fokus Sikat Haji Ilegal dan Travel Nakal
-
Update Perang Kata Donald Trump vs Paus Leo XIV, Ini Kronologinya
-
Pemerintah Siapkan Inpres Perlindungan Satwa, Wisata Gajah Tunggang Bakal Segera Dihapus
-
Imbas Manipulasi Laporan Pakai AI, 3 PPSU Kena SP1 dan Lurah Dibebastugaskan
-
Dituduh Gembong Narkoba, 4 Orang Tewas Dirudal Militer AS di Perairan Pasifik
-
Seksisme Bukan Candaan! Kemendukbangga Sentil Kasus Pelecehan di Grup Chat Mahasiswa FHUI
-
Alasan Hizbullah Boikot Pertemuan Diplomatik Lebanon-Israel di Washington
-
Kasus Wanita Linglung Dilepas Polisi, Propam Turun Tangan Periksa Anggota Polsek Pasar Minggu