Tetapi kini setelah AS memutuskan untuk mundur dari Afhanistan, Taliban memerangi pasukan pemerintahan Presiden Ashraf Gani dan kembali menguasai wilayah-wilayah strategis di negara itu.
Setelah selama 20 tahun berperang melawan Taliban, AS sejak pemerintahan Presiden Donald Trump memutuskan untuk mundur dari Afghanistan.
Pada April Presiden Joe Biden, yang mengalahkan Trump dalam pemilu tahun lalu, kembali menegaskan bahwa militer AS akan meninggalkan Afghanistan dan penarikan mundur pasukan akan rampung pada 11 September 2021.
Meski demikian hingga kini Pemerintahan Ashraf Gani masih bernegosiasi dengan Biden terkait jaminan keamanan setelah militer AS mundur sepenuhnya.
Perundingan juga sedang digelar pemerintah Afghanistan dengan para elit Taliban yang bermarkas di Doha, Qatar, salah satu negara sekutu Turki di Timur Tengah.
Perundingan pemerintah Afghanistan dengan Taliban diharapkan bisa menghasilkan perdamaian di negara yang dikoyak perang dalam dua dekade terakhir.
Meski demikian, sampai Minggu (18/7/2021) belum dicapai kesepakatan dan pertempuran antara pasukan Afghanistan melawan Taliban masih berkecamuk di negara tersebut. [Reuters/Hurriyet Daily/DW]
Berita Terkait
-
5 Pemimpin Dunia Sambut Amerika Serikat dan Iran Damai
-
Penebusan Dosa Masa Lalu dalam Novel The Kite Runner Karya Khaled Hosseini
-
76 Tahun AS Berperang: Triliunan Dolar Habis, Jutaan Nyawa Melayang, Perang Iran yang Termahal
-
Anak Presiden Uganda Ancam Erdogan: Kirim Cewek Cantik untuk Saya atau Diplomat Anda Diusir
-
Turki Kecam Israel yang Rusak Semua Upaya Akhiri Konflik Timteng
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN
-
ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika
-
Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota
-
Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai
-
Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
-
Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan
-
Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi
-
Pemadaman Listrik Berakhir! PLN Umumkan Pasokan Mulai Stabil
-
Polisi Siagakan 3.761 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi di Monas dan Gedung DPR
-
Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui