Suara.com - Ramai warganet meributkan masalah birokrasi saat proses vaksinasi. Keributan itu dipicu oleh persyaratan vaksinasi yang dinilai sulit sehingga mereka ditolak petugas untuk divaksin.
Curhatan warganet di Twitter itu diawali oleh kicauan seorang penulis Soe Tjen Marching yang menyoroti sulitnya birokrasi saat vaksinasi.
Ia bercerita bahwa Pembantu Rumah Tangga (PRT) dari sang kakak meninggal dunia karena terpapar virus Corona.
Sebelumnya, PRT tersebut ditolak petugas untuk mendapatkan vaksin karena Kartu Tanda Penduduk (KTP) terbarunya hilang.
“Seharusnya bila ada yg datang untuk divaksin, jangan dipersukar dengan birokrasi. Keadaan sudah gawat. Bila surat identitas hilang, dulukan keselamatan warga. PRT kakak saya membawa KTP lama (KTP baru hilang) tp ditolak. Tak lama kmdn dia tertular Covid dari suaminya & meninggal,” tulisnya melalui akun Twitter @SoeTjenMarching, Rabu (21/7/21).
"PRT kakak saya sudah mengantri untuk divaksin, tapi ditolak petugas karena tdk punya KTP. Padahal suaminya sopir gojek (jadi riskan tertular). Dua minggu yg lalu, dia positif dan akhirnya meninggal.
Dia sdh seperti keluarga sendiri, karena sdh 25 tahun bekerja untuk kakak saya," jelasnya.
Rupanya, dari tulisan tersebut, banyak warganet yang mengeluhkan hal yang sama.
Bahkan, sejumlah warganet mengeluhkan ribetnya birokrasi saat vaksinasi yang mengharuskan untuk membawa fotocopy KTP.
Warganet yang lain menceritakan bahwa tiga anggota keluarganya yang merupakan lansia batal untuk divaksin karena tidak membawa fotokopi KTP.
Baca Juga: Viral Pengumuman Cara Putus Rantai COVID-19 Makan Mie Ayam, Nasib Si Abangnya Jadi Begini
Sedihnya, mereka sudah menunggu antrean dalam waktu yang lama.
“Kemarin ibu saya 63th, bude 65th, pakde 72th datang untuk vaksin, sudah screening, isi form, pas mau suntik disuruh pulang lagi gara-gara gak bawa fotocopy KTP, padahal bawa KTP asli, sudah minta tolong ngomong baik-baik tetap ditolak suruh pulang karena sudah jam lima. Yang bikin sedih banget, ini loh lansia sudah antri dari jam 3, cuma perkara fotocopy KTP aja gak bisa, padahal sudah bawa KTP asli. Jadi ya sampe sekarang belum vaksin,” curhat salah satu warganet.
Selain itu, ada juga warganet lain yang mengeluhkan hal serupa.
“Kemarin ga bawa fotokopi KTP ditolak, karena harus antre dari pagi belum ada tukang fotokopi yang buka, mereka beralasan ‘kami juga perlu datanya’ dan udah nulis formulir juga,” tulis akun yang lain.
Selain para warganet, Stand-up Comedian Tretan Muslim pun geram.
Komika asal Madura tersebut heran dengan kebiasaan birokrasi di Indonesia yang kerap meminta fotokopi data diri yang masih dipakai, padahal saat ini kondisinya adalah darurat pandemi.
Sambil mencolek akun Twitter Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Muslim juga meminta birokrasi vaksinasi agar dipermudah.
“Baca reply banyak yg gabisa vaksin krn ga bawa fotocopy KTP, maksudnya ini kan pandemi, darurat, bahaya, DARURAT, DARURATTT WOYYYYY, KOQ MASIH HARUS FOTOCOPY YA HALOO @KemenkesRI tolong ciri khas birokrasi indo fotocopy2 jangan dipake dulu,” kata Tretan Muslim kesal.
Tag
Berita Terkait
-
Tepis Mitos 'Lebih Aman', BPOM: 5 Juta Anak Darurat Merokok Akibat Tipu Daya Vape!
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
WNA Filipina di Palopo Ditahan Imigrasi karena Miliki e-KTP Indonesia
-
Istri Bongkar Tekanan Batin Menteri Purbaya: Gemas Lihat Anak Buah 'Nakal', Tapi Tak Bisa Pecat
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Banyak Masyarakat Masih Mampu Berkurban, Golkar Sebut Ekonomi Indonesia Masih Oke
-
Bahlil Sumbang Hewan Kurban ke Seluruh DPD Golkar, Totalnya Lebih dari 40 Ekor
-
Bukan di Kelas, Puluhan Anak PAUD Tangerang 'Geruduk' Aviary Park Demi Belajar Literasi
-
Puan Maharani Kurban Sapi Limousin 1 Ton, Singgung Soal Keadilan Sosial di Idul Adha
-
Megawati dan Gereja Katedral Ikut Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal
-
Banyak Nonmuslim Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal
-
Penampakan Sapi Jumbo Presiden Prabowo dan Wapres Gibran di Masjid Istiqlal
-
Fadli Zon soal Prabowo di Prancis Saat Iduladha: Tak Harus Selalu di Indonesia
-
Permenhut 6/2026 Dinilai Buka Jalan Proyek Karbon Perhutanan Sosial Masuk Pasar Global, Mengapa?
-
Zulhas Sebar Hewan Kurban saat Iduladha, dari Jakarta hingga NTT