Suara.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengaku tidak bisa memastikan kapan Pandemi Covid-19 akan berakhir.
Bahkan, mantan Wamen BUMN ini menyatakan tidak ada yang bisa memprediksi berakhirnya pandemi.
"Banyak orang bertanya ke saya kapan pandemi ini akan berakhir? Terus terang saya nggak tahu dan saya lihat banyak orang bikin prediksi yang lalu nggak pernah ada yang benar juga," ujar Budi dalam jumpa pers, Senin (26/7/2021).
Namun kata Budi, pandemi akan berakhir jika masyarakat disiplin untuk menjalankan protokol kesehatan.
Sehingga kata Budi dengan disiplin protokol kesehatan, dapat menekan pengendalian covid-19, mengurangi angka kematian hingga mengurangi beban tenaga kesehatan.
"Pandemi ini saya lihat akan berakhir itu tergantung kita. Kalau kita disiplin menjalankan protokol kesehatan yang 5 M, otomatis virus ini akan makin menurun penularannya dan yang masuk rumah sakit akan makin sedikit dan yang wafat pun akan makin sedikit, dokter dan perawat pun akan makin ringan bebannya," tuturnya.
Lebih lanjut, Budi menyebut, Bangsa Indonesia sudah 75 tahun merdeka dan sudah jatuh bangun berpuluh kali, namun bisa kembali bangkit.
"Bangsa Indonesia itu sudah menghadapi kesulitan yang jauh lebih rumit dari ini, kita nggak pernah putus asa, selalu bisa mengatasi ini dan semua kesulitannya bisa kita atasi asal kita lakukannya bersama-sama," katanya.
Mantan Dirut Bank Mandiri ini juga mengatakan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, bahwa pandemi akan selesai, jika masyarakat bersama-sama secara nasional mengatasinya.
Baca Juga: Obat COVID-19 Kosong di Apotek, Menkes Sebut Permintaan Meningkat 12 Kali Lipat
"Kita tidak saling menyalahkan, kita tidak saling curiga, kita tidak saling menuduh tapi kita menggabungkan semua energi sosial kita untuk mengatasi pandemi itu sesuai dengan arahan beliau," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
Terkini
-
Menag Dorong Aktivasi Dana Umat, Sinergi dengan Kemenkeu Diperkuat
-
Tragedi Cilincing: Warga Tewas Tersengat Listrik, Bagaimana Mitigasi Risiko Korsleting Saat Banjir?
-
Kepala BPOM Pastikan Susu Formula Nestl yang Terkontaminasi Bakteri Tidak Beredar di Indonesia
-
Cuaca Buruk Sebabkan Perahu Terbalik di Perairan Saireri, Sembilan Penumpang Dievakuasi
-
Tak Bahas Kasus Korupsi Pajak di KPK, Airlangga: Silakan...
-
Usai Bertemu KPK, Wamen ESDM Akui Diminta Tetapkan Standar Produk Impor
-
Airlangga Hartarto Bahas Perpres Pembelian Energi dan Pesawat di KPK
-
Kejagung Akui Telah Periksa Eks Bupati Konawe Utara Aswad Sulaiman di Kasus Izin Tambang
-
Terpengaruh Film Porno! Dua Pelajar Ditangkap Usai Begal Payudara Siswi SMP di Kembangan
-
Bukan Sekadar Genangan, Listrik Jadi Pembunuh Senyap Saat Banjir Jakarta