Suara.com - Yunani pada Senin (26/7/2021) mengumumkan bahwa anak berusia 12-15 tahun dapat menerima vaksin COVID-19 Pfizer/BioNTech dan Moderna, memperluas vaksinasi remaja yang dimulai Juli ini saat infeksi terus meningkat.
Kepala komite vaksinasi Yunani, Maria Theodoridou, mengatakan jangkauan remaja yang lebih muda dalam program vaksinasi akan membantu melindungi anak-anak dan kerabat yang lebih rentan sekaligus mempersiapkan strategi untuk kembali ke sekolah pada September.
Sebagai negara berpenduduk 11 juta jiwa, Yunani hingga saat ini telah memberikan lebih dari 10,2 juta dosis pertama. Sekitar 46,8 persen dari populasi telah mendapatkan dosis lengkap, menurut Marios Themistokleous, sekjen yang membidangi vaksinasi.
Dalam upaya mengajak lebih banyak orang untuk divaksin, pemerintah memberikan insentif seperti uang tunai dan kuota gratis bagi kaum muda untuk menaikkan tingkat vaksinasi menjadi 70 persen pada musim gugur.
Yunani melaporkan 2.070 infeksi dan lima kematian baru COVID-19 pada Senin, sehingga masing-masing totalnya menjadi 477.975 infeksi dan 12.903 kematian. (Sumber: Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Kabupaten Tangerang Tetap Jalankan PPKM Level 4, Ini Tanggapan Mendagri
-
Stok Vaksin Menipis, Menko PMK: Tidak Boleh Ada Vaksin yang Tertahan di Gudang
-
Ngeri-ngeri Sedap, Makan Gorengan Bungkusnya Bekas Hasil Tes COVID-19 Positif
-
Marak Aksi Ambil Paksa Jenazah Pasien COVID-19 di Situbondo, Polisi Ancam Tindakan Tegas
-
Akhirnya 76 Jenazah COVID-19 di Tangsel Bisa Dimakamkan di TPU Jombang
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
-
Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi
-
Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?
-
Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan
-
Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah
-
Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026
-
DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan