Suara.com - Kepala Desa Jenar, Kabupaten Sragen, bernama Samto kini dijadikan duta vaksinasi Covid-19. Sebelumnya, dia menentang kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat dan tetap mengizinkan warga menyelenggarakan pesta.
“Karena kades tersebut sudah bersedia mengikuti vaksinasi Covid-19. Maka Kapolres Sragen telah menjadikannya sebagai duta vaksin,” kata kata Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Ahmad Luthfi dalam laporan Jatengnews. Luthfi mengapresiasi Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi yang telah menjadikan Samto sebagai duta vaksinasi dan kini menjadi pendukung program pemerintah.
Menurut Luthfi langkah yang dilakukan Yuswanto sudah tepat. Dari menentang PPKM, Samto menjadi orang pertama di Desa Jenar yang divaksinasi.
“Ini adalah contoh yang sangat baik sekali, seorang kepala desa di Sragen yang tidak percaya vaksinasi dan Covid-19, dengan membuat spanduk dan menentang pemerintah, saat ini telah menjadi duta vaksin,” kata Luthfi.
Setelah Samto menerima vaksinasi, perangkat desa dan warga juga ikut vaksinasi. Bahkan, Samto mengajak semua warganya mengikuti vaksinasi di balai desa.
“Untuk itu, Polres Sragen langsung menggalang kepala desa tersebut sebagai duta vaksinasi. Saya sangat mendukung dan memberikan apresiasi kepada kapolres Sragen dan kades Jenar tersebut,” kata Luthfi.
Jangan menolak
Warga diminta jangan menolak vaksiansi dan program pemerintah yang diambil untuk mencegah penyebaran dan memutus mata rantai virus Covid-19 ini.
“Ini demi kita semua, jadi saya berharap baik masyarakat ataupun perangkat dan pejabat daerah, jangan ada yang menolak program Vaksinasi pemerintah. Mari kita dukung bersama sama program pemerintah ini dalam memutus mata rantai penyebaran Covid 19,” kata dia.
Baca Juga: Duh! Dampak Pandemi Covid-19, Angka Kemiskinan di Kabupaten Sragen Tertinggi di Solo Raya
Berita Terkait
-
Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat
-
Ahmad Luthfi Luncurkan Logis, Warga Jateng Kini Bisa Konsultasi Psikolog Gratis
-
Di Tengah Gejolak Global, Jawa Tengah Tetap Jadi Magnet Investasi
-
Gubernur Luthfi Salurkan BLT Cukai Tembakau Rp51 Miliar untuk 85 Ribu Pekerja
-
Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Ahmad Luthfi Siapkan Rp400 Juta untuk Rehabilitasi Tanggul
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi