Suara.com - Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM di Jawa dan Bali selama tiga pekan disebut perlahan menurunkan penularan dan kepenuhan pasien Covid-19 di rumah sakit. Hanya saja, mulai meluas ke pulau lain.
Ketua Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Adib Khumaidi mengatakan, penurunan angka keterpakaian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) isolasi dan ICU memang terjadi di beberapa kota di Jawa dan Bali, meski belum signifikan.
"Memang kalau kita lihat turunnya kasus ini bukan hanya di Jakarta, kami dapat laporan turunnya kasus juga ada di wilayah di Semarang, Kudus, Pati, Rembang turun. Di Semarang itu BOR-nya yang sempat 92 persen sekarang 66 persen, Jakarta BORnya 76 persen memang turun dan ICU turun 85 persen BORnya," kata Adib dalam jumpa pers virtual, Selasa (27/7/2021).
Namun, peningkatan kasus kini justru terjadi di luar Pulau Jawa dan Bali seperti di Sumatera dan Kalimantan.
"Masih ada juga yang peningkatan Jogja dan Solo. Bahkan sudah melangkah pada peningkatan kasus di Jambi, Palembang dan Kalimantan Selatan kemudian Kendari sekarang sudah ada peningkatan kasus beberapa yang dilaporkan," ucapnya.
Menurut Adib, bahwa beberapa laporan mulai masuk ke Tim Mitigasi IDI yang menyebut bahwa di Kalimantan Selatan dan Palembang mulai kekurangan oksigen dan obat untuk pasien Covid-19 di rumah sakit.
"Jadi saya kira ini permasalahan yang kemarin yang terjadi di Jawa, jangan sampai terjadi di luar Pulau Jawa dengan segala keterbatasan yang ada di luar Jawa, maka kebutuhan masalah oksigen dan obat jadi penting dan percepatan dosis vaksin kedua," jelasnya.
Diketahui, selain di Jawa-Bali, pemerintah juga menerapkan kebijakan PPKM Level 4 di 45 kabupaten/kota di 21 provinsi luar Jawa-Bali.
Baca Juga: Pandemi Covid-19 Bikin Pasien Kanker Terlambat Dapat Pengobatan
Berita Terkait
-
Pandemi Covid-19 Bikin Pasien Kanker Terlambat Dapat Pengobatan
-
Sebut Kasus Covid-19 DKI Mulai Turun, Anies: Pandemi Belum Berakhir
-
RSKL Covid-19 di Bambanglipuro Bantul Bakal Tambah Tempat Tidur, Segini Jumlahnya
-
Jadwal Lokasi Mobil Vaksin Keliling Jakarta 27 Juli di 11 Lokasi
-
Menteri PUPR Tinjau Rumah Sakit Khusus Lapangan Covid-19 di Bantul: Permintaan Sinuhun
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
Sejarah Bendera Merah di Masjid Jamkaran: Dari Balas Dendam Soleimani hingga Khamenei
-
Ayatollah Ali Khamenei Gugur, Ahlulbait Indonesia Gelar Doa 7 Hari: Perlawanan Tak Padam
-
Ali Khamenei Wafat, Kesederhanaan Sepatu dan Telapak Kakinya Dikenang Rakyat Iran
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Simbol Balas Dendam, Bendera Merah Berkibar di Masjid Jamkaran Usai Ali Khamenei Gugur
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Gugur dalam Agresi AS-Israel, Silsilah Ali Khamenei Sebagai 'Sayyid' Keturunan Nabi Jadi Sorotan
-
Dino Patti Djalal Duga Agresi Militer AS ke Iran Upaya Pengalihan Isu Epstein Files