Suara.com - Seorang pria paru baya berinisial AH (59) meninggal dunia, usai dipukul oleh tetangganya berinisial JA karena diduga cekcok gara-gara kotoran anjing. Peristiwa terjadi di Perum Duri Kosambi Baru, Cengkareng Jakarta Barat, Sabtu (24/7/2021) lalu.
Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, Iptu Bintang mengatakan, peristiwa berawal saat anak korban membawa anjing peliharaannya berkeliling kompleks.
“Terus anjing kelepas buang kotoran di depan rumah pelaku,” ujar Bintang saat dihubungi wartawan, Selasa (27/7/2021).
Melihat ada kotoran anjing di depan rumahnya, pelaku langsung memarahi anak korban, sambil menantang meminta korban AH untuk menemuinya.
“Pelaku bawa-bawa bapaknya (korban), ‘bawa bapakmu ke sini.’ Dia (anak) bawa bapaknya. (Korban datang), mungkin bapaknya enggak terima kalau anaknya dimarahi,” jelas Bintang.
Pada saat itu adu mulut antara pelaku dengan korban terjadi dan kemudian berujung pemukulan.
“Cekcok di situ, akhirnya (pelaku) dipukul di bagian pipi (korban),” ujar Bintang.
Peristiwa pemukulan itu sempat disaksikan beberapa tetangga dan anak korban. Kekinian para tetangganya telah dijadikan saksi. Setelah mendapat pukulan, korban langsung terkapar di tanah. Korban sempat dilarikan ke sebuah rumah sakit. Namun, sekitar pukul 21.00 WIB meninggal dunia.
Diduga korban meninggal, karena kepalannya terbentur ke tanah usai mendapatkan beberapa pukulan dari pelaku.
Baca Juga: Kamar Rawat Penuh, Pasien Covid-19 Antre di Luar IGD RSUD Cengkareng
“Dipukul jatuh, kemungkinan besar kepala terbentur,” jelas Bintang.
Kekinian kasus ini masih dalam proses penyelidikan kepolisian. Pelaku telah ditangkap di rumahnya. Tetangga korban yang melihat peristiwa tersebut telah diperiksa sebagai saksi.
Sebelumnya peristiwa ini viral di media sosial, setelah diunggah akun instagram @christian_joshuapale.
Dalam unggahannya terlihat korban terkapar di tanah sambil didampingi seorang perempuan yang diduga anaknya.
“PEMILIK ANJING POODLE MENINGGAL DUNIA SETELAH DIANIAYA OLEH OKNUM TETANGGANYA," tulis akun @christian_joshuapale yang dikutip Suara.com pada Selasa (27/7/2021).
Di samping itu, terdapat pula foto yang memperlihatkan terduga pelaku menunjuk-nunjuk korban.
Berita Terkait
-
Injak-injak Al Quran, Perempuan Bakar Bendera Merah Putih: Papua Itu Bukan Teroris
-
Viral Video Perempuan Injak-injak Al Quran: Terbuat dari Kotoran Anjing
-
Kamar Rawat Penuh, Pasien Covid-19 Antre di Luar IGD RSUD Cengkareng
-
Terinspirasi BTS Meal, Aksi Sultan Cengkareng Bagi-bagi BTF Sembako Satu Bus Viral
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
Dompet Dhuafa Pastikan Hewan Kurban Jantan Sehat dan Sesuai Syariat
-
Kecelakaan KA Bekasi Timur, Komisi V DPR Dorong Percepatan Flyover Bulak Kapal
-
Tunaikan Kurban di Shopee: Hadirkan Pengalaman Berkurban yang Praktis, Banyak Pilihan & Tepercaya
-
Heboh Selebgram AWS Jadi Korban Begal, Polisi Bongkar Fakta Sebenarnya
-
Sebut Kasus Nadiem Makarim Bukan Kelalaian Biasa, Pengamat: Siasat Korporasi yang Sangat Rapi
-
Kaca Pecah, Bus Transjakarta Ditabrak Sesama Armada di Depo Kampung Rambutan
-
SPMB SMA SMK di Sekolah Maung 2026 Digelar, Ini Waktu dan Jalur Pendaftarannya
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Kata-kata Pemerintah Indonesia Tahu Aktivis Global Sumud Flotilla Disiksa Israel
-
Menko PMK Pratikno Mengaku Selalu Ketakutan Setiap Ditelepon Menteri PPPA, Ada Apa?