Suara.com - Pemerintah masih terus menjalankan program vaksinasi Covid-19 untuk mencapai kekebalan komunitas atau herd immunity. Sejauh ini, pemerintah sudah memberikan sekitar 67 juta vaksin untuk masyarakat.
Data itu diungkap oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19. Data tersebut akan diperbarui setiap harinya pada pukul 12.00 WIB.
Dilihat dari datanya, terdapat tambahan penerima vaksin Covid-19 yakni sebanyak 420.521 untuk vaksinasi tahap 1. Dengan demikian, total penduduk yang sudah mendapatkan vaksinasi pertama berjumlah 47.226.514 orang.
Sementara untuk jumlah penduduk yang sudah menerima vaksinasi tahap 2 mencapai 20.534.823 orang. Jumlah itu sudah ditambah dengan penambahan sebanyak 388.402 orang.
Jumlah tersebut masih jauh dari target pemerintah untuk mencapai herd immunity. Adapun pemerintah sudah menargetkan vaksinasi Covid-19 harus diberikan kepada 208.265.720 orang.
Satgas Penanganan Covid-19 juga mencatat penambahan kasus Covid-19. Per Sabtu, kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 37.284 orang. Sehingga jumlah keseluruhan kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 3.409.658 orang.
Kemudian untuk pasien yang telah dinyatakan sembuh tercatat ada 39.372 orang. Total sudah ada 2.770.092 orang yang telah sembuh dari paparan Covid-19.
Untuk saat ini terdapat penambahan pasien yang dinyatakan meninggal dunia yakni sebanyak 1.808 orang. Sejauh ini sudah ada 94.119 orang yang meninggal dunia setelah berjuang melawan Covid-19.
Kabar baik datang dari data terbaru kasus aktif. Sebab, Satgas Covid-19 melaporkan angka kasus aktif lebih kecil daripada hari-hari lalu.
Baca Juga: Fungsi Bansos di Indonesia Disebut Lebih ke Kepentingan Politik Kekuasaan
Dalam datanya dilaporkan kasus aktif sebanyak 3.896 orang. Total kasus aktif Covid-19 saat ini berjumlah 545.447 orang.
Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan sudah ada 241.761 spesimen yang diperiksa. Sementara untuk suspek tercatat berjumlah 278.618 orang.
Berita Terkait
-
Update 31 Juli: Bertambah 37.284 Orang, Kasus Positif Covid-19 Indonesia Capai 3.409.658
-
Kasus Aktif Covid-19 DKI Turun Jadi 19 ribu, Anies: Ini Semua Hasil Kerja Keras Kita
-
Cara Unik Seniman Jalanan Magelang Kritik Penanganan Covid-19 yang Lamban
-
Fungsi Bansos di Indonesia Disebut Lebih ke Kepentingan Politik Kekuasaan
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa
-
Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut
-
Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang
-
Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19
-
Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps
-
Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli
-
Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir
-
Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani