Suara.com - Viral di media sosial pria sedang bekerja di pantai. Mengenakan setelan kaos, ia duduk di pasir sambil mengerjakan sesuatu di laptonya.
Video tersebut diunggah oleh salah satu pengguna TikTok dan menjadi FYP di linimasa TikTok. Dalam video singkat yang dibagikan, terlihat seorang pria mengenakan setelan kaos berwarna biru.
Ia duduk di bibir pantai. Di depannya terdapat meja lipat. Di atas meja tersebut ada laptop dan juga ponsel.
Pria itu terlihat serius mengerjakan pekerjaannya. Demi menyenangkan anak dan istri, pria itu rela membawa pekerjaannya ke pantai saat berlibur.
"Demi menyanangkan anak istri. Kerjaan dibawa ke pantai sekalian, biar cepet kelar," tulis sang pemilik akun sebagai keterangan video.
Video yang diunggah Sabtu (30/7/2021) ini sedikitnya telah disaksikan 900 ribu kali. Melihat video tersebut, warganet memberikan beragaam komentar.
"Hebat bisa konsentrasi, kalau gue pasti udah kepikiran buat berenang," ujar warganet.
"Kalau pakai aplikasi zoom, background zoomnya pantai beneran," tambah yang lain.
"WFB, Work from beach," tutur warganet.
Baca Juga: Permintaan Maaf Anak Dewan Samarinda yang Acungkan Jari Tengah Tuai Komentar Warganet
"Bapak kerja keras, anak istri menikmati kerja keras suami," celetuk warganet.
"Itu lagi jagain tas sama sandal dengan style yang berbeda," sambung lainnya.
7 Tips Liburan yang Bisa Sekaligus Meningkatkan Kualitas Diri
Siapa yang tidak suka liburan? Ya, liburan erat kaitannya dengan aktivitas yang menyenangkan dan bebas dari beban pekerjaan. Makanya, banyak dari kalangan pekerja atau karyawan yang senantiasa memanfaatkan masa cuti kerja dengan cara berlibur.
Rasa penat karena bekerja yang telah sekian lama menumpuk, seringkali membuat momen refreshing tersebut dilakukan untuk bersantai dan bersenang-senang. Sisi jeleknya, kegiatan yang dilakukan saat sedang cuti itu jadi tak jauh dari kegiatan tidak produktif dan sia-sia.
Padahal, jika ditelaah dengan lebih bijaksana, momen liburan juga bisa berdampak positif bagi diri Anda tanpa mengurangi esensi relaksasinya. Dengan kata lain, Anda harusnya bisa mengisi waktu senggang tersebut dengan kegiatan yang berguna meningkatkan kualitas Anda sebagai seorang individu.
Berita Terkait
-
Permintaan Maaf Anak Dewan Samarinda yang Acungkan Jari Tengah Tuai Komentar Warganet
-
Annisa Pohan Disebut Anak Koruptor, Rachland: Mereka Masing-Masing Bertanggung Jawab
-
Habis Nikah Langsung Ujian Online, Pengantin Wanita Ngerjain Soal di Meja Akad
-
Dahlan Iskan Ungkap Donasi Rp 2 Triliun Akidi Tio, Tersimpan di Bank Singapura
-
Heboh Video Mesra Zara dan Okin, Penyebar Story Close Friend Instagram Bisa Dipidana?
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
Terkini
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar
-
Selamat Tinggal Rompi Oranye? KPK Tak Akan Lagi Pamerkan Tersangka Korupsi di Depan Kamera