Suara.com - Program vaksinasi covid-19 secara bertahap terus dilakukan. Setelah resmi mendapat dua dosis, maka seorang akan menerima sertifikat vaksin, namun sayangnya muncul masalah. Apa penyebab sertifikat vaksin tidak muncul?
Sertifikat vaksin covid-19 dapat diperoleh di laman PeduliLindungi. Namun beberapa orang menemukan masalah sertifikat vaksin tidak muncul.
Beberapa kasus sertifikat vaksin yang diberikan ini tidak muncul ketika dicari atau dipindai kodenya. Sehingga menjadi masalah untuk beberapa orang.
Sertifikat yang benar ini sebenarnya bisa muncul dan diunduh dari PeduliLindungi.id. Namun beberapa orang menemui masalah kegagalan pada proses pengunduhan, atau bahkan sertifikat miliknya tak dapat ditemukan di situs resmi tersebut.
Penyebab Sertifikat Vaksin Tidak Muncul
Sebenarnya beberapa hal bisa jadi penyebab atas kegagalan pengunduhan dan penemuan sertifikat vaksin ini.
a. Nomor Handphone Tidak Terdata
Salah satu penyebabnya adalah bahwa peserta vaksinasi tidak melakukan pendaftaran nomor handphone sehingga data yang dimasukkan tidak lengkap. Atau, nomor yang didaftarkan sudah tidak aktif.
b. Proses input data belum selesai
Baca Juga: Cara Daftar Vaksinasi Merdeka Khusus Warga Jakarta 1-17 Agustus 2021
Penyebab kedua adalah bahwa data peserta vaksinasi masih dalam proses input ke dalam sistem satudata. Hal ini sering terjadi ketika peserta vaksin, masyarakat dalam hal ini, baru melakukan pendaftaran dan menerima satu dosis vaksin saja. Memang proses input dan integrasi data bisa memakan sedikit waktu.
Solusi Sertifikat Vaksin Tidak Muncul, Bagaimana?
Sebenarnya solusi paling mudah adalah dengan menunggu proses input dan integrasi data pada satudata. Setelah beberapa hari, Anda bisa mengeceknya kembali dan memastikan keberadaan sertifikat vaksin yang Anda miliki.
Namun jika tetap sertifikat vaksin tidak muncul dan mengalami kendala, Anda bisa langsung mengirimkan email ke sertifikat@pedulilindungi.id. Selain itu, Anda juga menghubungi nomor helpdesk 119 ext 9 dan mengadukan keluhan yang ditemui tersebut.
Pengembangan aplikasi PeduliLindungi sendiri terus dilakukan agar nantinya bisa mempermudah masyarakat mengunduh sertifikat vaksin tersebut. Nantinya, Anda hanya diperlukan untuk mengisi nama lengkap, NIK, tanggal lahir, tanggal vaksinasi, dan jenis vaksin melalui sistem yang disediakan.
Setelah nantinya siap, maka keluhan penyebab sertifikat vaksin tidak muncul bisa diatasi dengan lebih cepat dan solusinya bisa diberikan secara lebih praktis. Tetap terapkan protokol kesehatan ketat, dan selamat menjalani hari Anda!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!
-
Dari BoP sampai Perjanjian Dagang: Lawatan Prabowo ke AS Dianggap Tabrak Konstitusi, Ini Alasannya
-
Anggota Denintel Kodam XVII/Cendrawasih Gugur Diserang KKB di Nabire
-
Redefinisi Peran Pemuda Betawi di Tengah Transformasi Jakarta Menjadi Kota Global
-
Ketua Banggar DPR Kritisi Impor 105.000 Mobil Niaga dari India: Ancaman bagi Industri Dalam Negeri
-
PSI Gelar Mudik Gratis 2026: Siapkan 100 Bus untuk 5.000 Penumpang, Ini Cara Daftarnya!