Suara.com - Dosen Komunikasi Universitas Indonesia (UI), Ade Armando lagi-lagi membuat geger netizen karena unggahannya di media sosial. Kali ini, Ade Armando memberikan sindiran kepada Partai Demorat melalui meme yang diunggahnya di akun Twitter pribadinya, Adearmando1.
Dalam meme yang diunggah Ade Armando bertuliskan kepanjangan dari PPKM adalah Partai Para Kader Mangkrak.
Dikutip dari Terkini.id--jaringan Suara.com, Senin (2/8/2021), meme tersebut khususnya menyoroti cuitan kader Partai Demokrat, Rachland Nashidik yang menyinggung kepanjangan PPKM.
Rachland menyebut bahwa ada empat kepanjangan PPKM yang ia temukan di antara banyak kepanjangan yang dibuat netizen Indonesia.
Empat kepanjangan itu yakni Pelan Pelan Kita Mati, Pelan Pelan Kehabisan Money, Pengen Peluk Kamu Melulu, dan Pak Presiden Kapan Mundur.
“Kualitas kader Demokrat di masa pandemi cuma bisa plesetin PPKM. Semua juga bisa. PPKM: Partai Para Kader Mangkrak,” demikian tertulis dalam meme yang diunggah Ade.
Host Cokro TV itu juga melontarkan sindiran bahwa kualitas Rachland Nashidik memang hanya begitu.
“Kualitas Rachland Nashidik ya segini. Mau dibilang apa?” katanya, Senin.
Dipantau Terkini.id, cuitan Ade juga mengundang banyak sindiran lain kepada Demokrat dari netizen.
Baca Juga: Singgung Anthony Ginting Beragama Kristen, Ade Armando Dicaci Maki Netizen
“Saya tidak bisa membayangkan seandainya pandemi ini terjadi pada periode keduanya wktu itu. Sudah banyak tersandung korupsi, dan sibuk bikin album,” kata ZFuadhady.
“PPKM: Partai Para Koruptor Mangkal. PPKM: Pernah Pemenang Kini Metong. Noh Rachland Nashidik tak tambahin dua lagi,” kata Thepzcheq.
Namun, ada pula beberapa netizen yang balik menyindir Ade Armando.
“Ini singkatan PPKM yang hanya untuk Ade Armando: Pikiran Pendek Kebanuakan Membula,” kata Ananda Halomoan.
Berita Terkait
-
Ade Armando Singgung Agama Ginting, Netizen: Dosen Kerja Sambilan Provokator
-
Singgung Agama Anthony Ginting, Ade Armando Dapat Hujatan Dari Netizen: Provokator!
-
Annisa Pohan Disebut Anak Koruptor, Rachland: Mereka Masing-Masing Bertanggung Jawab
-
Polda Jabar Klaim Belum Tahu Demokrat Laporkan Wamendes Kasus Unggahan #BONGKARBIANGRUSUH
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Akar Masalah Seleksi Hakim MK: Konfigurasi Kekuasaan dan Upaya Melahirkan 'Hakim Boneka'
-
Mabes Polri Endus Praktik Saham Gorengan di Balik IHSG Anjlok, Siap Buru Mafia Pasar Modal
-
IDAI Ingatkan Lonjakan Penyakit Anak di Musim Hujan: Waspada Super Flu hingga Bahaya Zat Kimia
-
Duduki Kursi Ketum PBNU Lagi, Gus Yahya: Semua Kembali Guyub
-
Kasus Resmi Dihentikan, Hogi Minaya Legowo Tak Tuntut Balik
-
Percepat Program Prioritas Pemerintah, Kemendagri Akan Gelar Rakornas Pusat & Daerah 2026
-
Akhirnya Senyum Lebar! Hogi Minaya Blak-blakan Soal Masa Kelam Jadi Tersangka
-
Kemenkes Kerahkan 513 Nakes ke Wilayah Paling Terisolir di Aceh
-
KPK Endus Perintah Petinggi Maktour Travel untuk Hancurkan Barang Bukti Kasus Haji
-
Pejabat OJK-BEI Mundur Saja Tak Cukup, Ketua Banggar DPR Desak Rombak Aturan 'Free Float'