Suara.com - Kapolres Ngawi Ajun Komisaris Besar Polisi I Wayan Winaya memastikan informasi yang beredar dengan menyebutkan adanya keranda terbang dan teror terhadap warga dengan cara mengetuk pintu rumah adalah hoaks. Isu ini sebelumnya membikin sebagian warga Desa Klitik, Kecamatan Geneng, dan Desa Kartoharjo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, resah selama berhari-hari.
Isu tersebut awalnya dihembuskan warga berinisial Syd, kemudian oleh paranormal berinisial Is dikaitkan-kaitkan dengan cerita keranda terbang.
Untuk menghentikan isu, siang tadi, dilakukan pertemuan untuk klarifikasi yang dihadiri Rianto, Wayan, dan sejumlah perangkat pemerintah.
“Sebelumnya tadi kami sudah cek kedua TKP tersebut. Kita mendapatkan informasi tentang adanya berita dari Id dan Syd. Di TKP kami memperoleh informasi bahwa tidak adanya saksi lain yang menyaksikan kejadian tersebut sehingga kami menyampaikan kepada masyarakat untuk tetap tenang seperti saat ini dan tidak membesar-besarkan berita tersebut,” kata Wayan dalam laporan Beritajatim.
Aparat sudah meminta meminta keterangan Is.
Atas dasar itu semua, Wayan meminta masyarakat meningkatkan kembali siskamling.
Rianto menambahkan masyarakat jangan gampang menelan mentah-mentah informasi yang beredar. Dia meminta warganya selektif.
Dia mengatakan pemerintah daerah, TNI, Polri, dan tokoh masyarakat serta masyarakat saat ini sedang bahu membahu menangani dampak Covid-19.
“Langkah-langkah yang dilakukan ini akan berhasil ketika partisipasi masyarakat muncul, bagaimana masyarakat tetap menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif di tengah-tengah masyarakat,” kata Rianto.
Baca Juga: Lantaran Stres Menganggur Karena Sepi Job, Dalang Asal Ngawi Ini Lampiaskan dengan Nyabu
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak
-
Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris
-
Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung
-
Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg
-
Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber
-
Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M
-
Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit
-
Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter