Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat Provinsi DI Yogyakarta tidak menunjukkan perbaikan data kasus positif Covid-19 selama PPKM Darurat dan PPKM Level 4.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito memaparkan dari Yogyakarta menjadi satu-satunya daerah dengan kasus positif Covid-19 yang terus meningkat di Pulau Jawa dan Bali.
"Di pulau Jawa masih ada Yogyakarta yang masih menunjukkan kenaikan kasus positif selama 2 minggu terakhir," kata Wiku dalam jumpa pers virtual, Selasa (3/8/2021).
Pada 18 Juli kasus positif Covid-19 mingguan di DIY sebanyak 15.821 orang, lalu sempat menurun pada 25 Juli jadi 12.694 orang, tapi naik lagi pada 1 Agustus jadi 14.358 orang.
Wiku meminta kepala daerah di DI Yogyakarta untuk menekan laju penularan di daerahnya agar penanganan pandemi secara nasional bisa terus ditekan.
"Ini perlu menjadi perhatian kita bersama, kenaikan ini juga bisa terjadi karena pemerintah daerah dan masyarakatnya lengah dan menganggap daerahnya baik-baik saja karena tidak menerapkan PPKM Level 4," ucapnya.
Diketahui, pandemi COVID-19 telah menginfeksi 3.496.700 orang Indonesia, kini masih terdapat 524.142 kasus aktif, 2.873.669 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 98.889 jiwa meninggal dunia.
Berita Terkait
-
PPKM Level 4 Diperpanjang, Angka Kematian Covid Indonesia Hari Ini Pecah Rekor 1.598 Jiwa
-
Kasus Covid-19 Melonjak, Pemakaman Jenazah di Kota Solo Meningkat Empat Kali Lipat
-
Protes Perpanjangan PPKM Level 4, Pemilik Kafe di Cilegon Memasak Batu
-
PPKM Level 4 Diperpanjang, Kafe dan Restoran di Bandung Belum Boleh Dine In
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
Terkini
-
Kejagung Akui Telah Periksa Eks Bupati Konawe Utara Aswad Sulaiman di Kasus Izin Tambang
-
Terpengaruh Film Porno! Dua Pelajar Ditangkap Usai Begal Payudara Siswi SMP di Kembangan
-
Bukan Sekadar Genangan, Listrik Jadi Pembunuh Senyap Saat Banjir Jakarta
-
Insiden Mobil Patwal Senggol Warga di Tol Tomang, Kakorlantas: Sudah Ditangani!
-
Tito Karnavian Tegaskan Lumpur Banjir Sumatra Tak Dijual ke Swasta: Akan Dipakai Buat Tanggul
-
WALHI Sebut Negara Gagal Lindungi Rakyat dan Ruang Hidup Korban Bencana
-
Demo di Depan Kedubes AS, Ratusan Ojol Tagih Janji Perpres ke Presiden Prabowo
-
Mentan Amran Minta Tambahan Anggaran Rp5,1 Triliun Pulihkan Lahan Pertanian Teremdam Banjir Sumatra
-
Interupsi di Sidang Paripurna DPD RI, Senator Paul Finsen: Orang Papua Butuh Sekolah dan RS
-
Transjakarta Minta Maaf atas Insiden Penumpang Tunanetra Jatuh, Janji Perketat SOP dan Pendampingan