Suara.com - Bos mafia 'Ndrangheta yang terkenal karena kekejamannya telah ditangkap di Madrid setelah dua tahun buron, kata polisi.
Menyadur Euro News Jumat (06/08), pria berusia 60 tahun itu diidentifikasi oleh polisi Italia sebagai Domenico Paviglianiti.
Ia dijuluki 'bos dari para bos' karena perannya dalam klan yang berbasis di Calabria pada 1980-an dan 1990-an. 'Nrangheta adalah salah satu geng kriminal terbesar dan terkaya di dunia dan memiliki kehadiran global.
Paviglianiti pertama kali ditangkap di Spanyol pada tahun 1996 dan diekstradisi ke Italia, di mana ia mulai menjalani hukuman seumur hidup.
Ia diganjar hukuman seumur hidup atas beberapa kejahatan termasuk pembunuhan dan perdagangan narkoba.
Tetapi kesalahan perhitungan dalam hukumannya menyebabkan dia dibebaskan pada awal Oktober 2019 dan langsung melarikan diri kembali ke Spanyol.
Pada bulan Januari tahun ini, Kejaksaan Bologna mengeluarkannya secara in absentia dengan hukuman tambahan yang bersamaan 11 tahun, delapan bulan dan 15 hari penjara.
Dalam operasi gabungan oleh carabinieri Italia dan polisi Spanyol, Paviglianiti dilacak dan ditangkap di jalanan kota Madrid.
Petugas juga menyita enam ponsel, uang tunai hampir €6.000 (£ 5.000) dan dokumentasi Portugis palsu yang dibawa oleh mantan bos kejahatan itu.
Baca Juga: Bos Antar Sopir Melamar Gadis Pujaan, Endingnya Kecewa Berat!
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Jaga Marwah Organisasi, Para Ulama Haramkan Serangan Fajar di Muktamar NU Ke-35
-
Mengenal BEM: Mengapa Kampus Punya Pemerintahan Sendiri?
-
Tegang Maksimal! Potret Kelam Remaja Kaya Los Angeles Era 80-an dalam Serial The Shards
-
Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi
-
5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Baterai Tahan Lama sampai 10.000 mAh, Mulai Rp2 Jutaan
-
Viral Nilai Fantastis Biaya Suvenir HUT RI di Istana Negara? Rp22 atau 34 Miliar
-
Flores Kembali Diguncang Gempa Magnitudo 5,1, BMKG: Hati-hati Bangunan Retak
-
Doddy Hanggodo Sebut Gempa NTT "Makanan Sehari-hari", Ini Daftar Kontroversi sang Menteri PU
-
5 Perbedaan Jenis Puff Cushion Rubycell vs Velvet yang Bikin Hasil Makeup Beda
-
Membedah Makna Lagu 'Usik' Feby Putri: Seni Berdamai dengan Luka Masa Lalu