Suara.com - Sebanyak 150 ribu warga Jakarta Barat telah menjalani vaksinasi Covid-19. Seluruh warga Jakbar ditargetkan telah tervaksin pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-76 pada 17 Agustus 2021 mendatang.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo mengatakanangka tersebut berdasar data yang dihimpun hingga 9 Agustus 2021 kemarin.
"Untuk di Jakarta Barat dari 209 RW yang ditargetkan sudah masuk sekitar 150 ribuan orang sampai tanggal 9 kemarin," kata Ady kepada wartawan saat mengunjungi gerai Vaksinasi Merdeka di Joglo, Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (10/8/2021).
Ady mengklaim antusias warga terhadap kegiatan vaksinasi sangat besar. Terlebih menurutnya, gerai-gerai Vaksinasi Merdeka sengaja didirikan di lingkungan rukun warga atau RW agar memudahkan mereka yang ingin mengikuti program vaksin.
“Ada sekitar 13 RW yang vaksinasinya sudah maksimal, karena itu kita pindah lokasi,” katanya.
Polda Metro Jaya sebelumnya menargetkan pada HUT Kemerdekaan RI ke-76 seluruh warga DKI Jakarta telah tervaksin dosis pertama melalui program Vaksinasi Merdeka.
Program ini berlangsung selama 17 hari sejak 1 hingga 17 Agustus 2021. Mereka menargetkan 3.060.000 dosis vaksin kepada sisa warga Jakarta yang belum divaksin.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan ada 687 gerai Vaksinasi Merdeka yang telah didirikan di 900 RW di wilayah Jakarta. Program ini melibatkan unsur relawan dari mahasiswa, perawat, dokter hingga masyarakat.
Berdasar data, Yusri mengklaim persentase warga DKI Jakarta yang telah tervaksin mendekati angka 100. Angka tersebut menurutnya meningkat signifikan semenjak diluncurkannya program Vaksinasi Merdeka.
Baca Juga: Sempat Lumpuh, Mahasiswi Aceh Ngaku Terpaksa Divaksin Covid-19 untuk Urus KRS
"Sebelum peluncuran Vaksinasi Merdeka pada tanggal 1 Agustus 2021, warga DKI Jakarta yang divaksin Covid-19 sekira 84,55 persen sekarang ini sudah hampir 96 persen," ujar Yusri.
Berita Terkait
-
Mulai hari Ini, Warga Batam Bisa berkunjung ke Pusat Perbelanjaan Tanpa Kartu Vaksin
-
Wajib Bisa! Cara Cek Sertifikat Vaksin Online via SMS dan pedulilindungi.id
-
Sempat Lumpuh, Mahasiswi Aceh Ngaku Terpaksa Divaksin Covid-19 untuk Urus KRS
-
Sertifikat Vaksin Jadi Syarat Perjalanan, Dadan Raup Untung Belasan Juta
Terpopuler
- Banyak Kota Ketakutan Sampah Meluap, Mengapa Kota Tangerang Justru Optimis TPA-nya Aman?
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- 7 Promo Sepatu Reebok di Sports Station: Turun Sampai 70% Mulai Rp200 Ribuan
- 7 Lem Sepatu Kuat dan Tahan Air di Indomaret Murah, Cocok untuk Semua Jenis Bahan
Pilihan
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Baterai Jumbo, Aman untuk Gaming dan Multitasking
-
4 HP Murah Layar AMOLED RAM 8 GB Terbaik, Visual Mewah Lancar Multitasking
Terkini
-
Penghinaan Pemerintah dan Presiden Masuk Delik Aduan, Tutup Celah Simpatisan Bikin Laporan
-
Jaksa Ungkap Cara Nadiem Hindari Konflik Kepentingan di Pengadaan Chromebook
-
Dikira Maling, Pria Mabuk yang Panjat Atap Rumah Warga di Pancoran Ternyata Hanya...
-
Jerat Baru Pasal Perzinaan di KUHP Baru, Tak Beda Jauh dari yang Lama
-
Puluhan Mahasiswa UNISA Keracunan Usai Kegiatan Pembelajaran di RS Jiwa Grhasia, Ini Pemicunya?
-
Polisi Tunggu Hasil Toksikologi, Penyebab Kematian Satu Keluarga di Warakas Masih Misteri
-
KAI Daop 1 Layani 1,6 Juta Penumpang Selama Libur Nataru 2025/2026
-
Marak Tawuran Lagi di Jakarta, Stres di Pemukiman Padat Picu Emosi Warga?
-
Drama Sidang Nadiem Makarim: Kejahatan Diadili KUHP Lama, Hak Terdakwa Pakai KUHAP Baru
-
Potret Laras Faizati di Balik Jeruji: Memegang Secarik Kertas dan Doa Ibu Jelang Sidang Pembelaan