- Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat ramai pada Kamis (26/2/2026) menjelang vonis sembilan terdakwa kasus korupsi Pertamina.
- Massa pendukung sembilan terdakwa kasus tata kelola minyak Pertamina kompak mengenakan kaos seragam hitam putih.
- Sembilan terdakwa tersebut meliputi mantan petinggi Pertamina hingga pihak swasta dalam kasus korupsi kilang minyak.
Suara.com - Suasana Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat mendadak riuh, Kamis (26/2/2026).
Massa pendukung sembilan terdakwa kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina memadati area pengadilan menjelang pembacaan vonis.
Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, massa pendukung kompak mengenakan kaos berwarna hitam dan putih sebagai bentuk solidaritas. Pesan-pesan bernada optimisme terpampang jelas di pakaian mereka.
“Tuhan Maha Baik. Keadilan itu ada,” demikian tulisan sablon pada kaos yang dikenakan para pendukung di PN Tipikor Jakarta.
Tak hanya kaos seragam, para pengunjung juga membawa papan berisi kolase foto para terdakwa.
Papan tersebut dipenuhi tempelan kertas memo berisi pesan dukungan dan harapan agar para terdakwa dibebaskan dari jeratan hukum. Salah satu pesan yang mencolok berbunyi: “Justice will prevail. Allah tidak tidur.”
Hari ini, majelis hakim dijadwalkan membacakan vonis untuk sembilan terdakwa kasus tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina Patra Niaga dari mantan petinggi Pertamina hingga pihak swasta.
Berikut daftar lengkap sembilan terdakwa tersebut:
- Riva Siahaan (RS) selaku eks Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga;
- Sani Dinar Saifuddin (SDS) selaku eks Direktur Feedstock dan Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional;
- Maya Kusmaya (MK) selaku eks Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga;
- Edward Corne (EC) selaku eks VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga;
- Yoki Firnandi (YF) selaku eks Direktur Utama PT Pertamina International Shipping;
- Agus Purwono (AP) selaku eks VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional;
- Muhamad Kerry Adrianto Riza (MKAR) selaku beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa;
- Dimas Werhaspati (DW) selaku Komisaris PT Navigator Khatulistiwa sekaligus Komisaris PT Jenggala Maritim;
- Gading Ramadhan Joedo (GRJ) selaku Komisaris PT Jenggala Maritim dan Direktur Utama PT Orbit Terminal Merak.
Baca Juga: Dirut Supertone Ngaku Untung 'Dikit' dari Laptop Chromebook di Tengah Kasus Korupsi Rp 2,18 Triliun
Berita Terkait
-
Sidang Putusan Anak Riza Chalid Hari Ini di Kasus Korupsi Minyak Rp285 Triliun
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Dell Akui Baru Jual Chromebook Saat Ada Pengadaan Kemendikbud, Apa yang Terjadi Sebelumnya?
-
Dirut Supertone Ngaku Untung 'Dikit' dari Laptop Chromebook di Tengah Kasus Korupsi Rp 2,18 Triliun
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Hotman Paris di DPR: Tak Masuk Akal ABK Baru Kerja 3 Hari Dituntut Mati karena Narkoba 2 Ton!
-
Menteri Keuangan Khawatir Kena Gratifikasi Gegara Saweran TikTok? Ini Respons KPK!
-
Motor Dicuri di Depan Rumah, Pemilik Syok Dapat Kabar Baik dari Polsek Tambora Keesokan Harinya
-
DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
-
Sopir Calya Ugal-ugalan Disebut Bersih Zat Adiktif, Polisi Temukan Senpi Mainan, Golok, hingga Badik
-
Respon Keras Menteri PPPA soal Orang Tua Jual Bayi di Medsos: Anak Bukan Komoditas!
-
Kaitan BoP dan Kebijakan Tarif AS: Strategi Pragmatis Presiden Prabowo di Tengah Tekanan Ekonomi
-
Palu dan Amarah Terpendam: Remaja 16 Tahun di Kelapa Gading Habisi Kakak Kandung Gegara Hal Sepele
-
Mahasiswa Serang Mahasisiwi di Pekanbaru Diduga Karena Obsesi, Ini Sosok Terduga Pelaku
-
Gus Ipul: Guru Sekolah Rakyat Harus Profesional, SKP Jadi Kompas Perubahan Siswa