- Eks Dirut Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan, menangis haru menerima dukungan sebelum vonis korupsi.
- Dukungan moral diberikan kerabat dan pengunjung sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Kamis (26/2/2026).
- Pembacaan vonis ditunda sementara oleh Ketua Majelis hingga pukul 16.05 WIB untuk salat Ashar.
Suara.com - Eks Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan, menangis haru saat mendapat dukungan dari kerabat jelang vonis dugaan tindak pidana korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina Patra Niaga.
Pantauan Suara.com, Riva menangis saat memasuki ruang sidang. Saat itu, para pendukung memberikan tepuk tangan sebagai bentuk dukungan dan semangat.
“Semangat pak, Tuhan maha baik,” ucap salah satu pengunjung ruang sidang PN Tipikor Jakarta, Kamis (26/2/2026).
Riva juga terlihat sempat menyalami salah satu pendukungnya di ruang sidang. Tidak dapat menahan haru, Riva sempat menutup wajahnya menggunakan kedua telapak tangan.
Wajahnya pun terlihat menunduk mengekspresikan rasa haru, seakan tidak percaya bahwa menjelang putusan sidang dirinya mendapat banyak dukungan.
Namun, meski telah memasuki ruang sidang, Ketua Majelis menskors pembacaan putusan perkara. Alasannya, sidang akan segera memasuki waktu salat Ashar.
Sementara itu, untuk membacakan putusan perkara dibutuhkan waktu sekitar 30 menit. Dikhawatirkan, jika sidang dilanjutkan, pembacaan amar putusan terhenti karena telah memasuki waktu salat.
“Kita perlu setengah jam nanti kita buka kembali. Gitu ya sepakat. Biar tidak terputus pembacaannya (putusan),” kata Ketua Majelis Halim Fajar Kusuma Aji.
“Baik demikian sidang kita skors dan akan kembali dibuka jam 16.05. Demikian sidang diskors,” tandasnya.
Baca Juga: Periksa Saksi dari Dinas PUPR, KPK Dalami Aliran Fee Proyek 4-10 Persen ke Wali Kota Madiun Maidi
Berita Terkait
-
Periksa Saksi dari Dinas PUPR, KPK Dalami Aliran Fee Proyek 4-10 Persen ke Wali Kota Madiun Maidi
-
KPK Periksa 14 Saksi Terkait Kasus Pemerasan Jabatan Perangkat Desa di Pati
-
Pertamina Jamin Stok BBM Aman Jelang Mudik Lebaran 2026
-
FSPI Desak Pengadilan Ungkap Aliran Dana Buzzer Marcella Santoso, Tuntutan Dinilai Tak Cukup
-
Bansos Beras Tak Sampai Titik Akhir, KPK Bongkar Borok Distribusi yang Diduga Tak Sesuai Kontrak
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
BNI Tegaskan Kasus KUR Jember Berawal dari Laporan Perseroan
-
Sengaja Dibakar atau Kecelakaan? Misteri Tewasnya Santri di Lombok Tengah Masuk Meja DPR
-
Kejagung Bantah Febrie Umrah: Nggak Bener, Dia Sudah Dicekal dan Tak Dijaga TNI Lagi!
-
MPLS Sekolah Rakyat Fokus Bangun Literasi Digital, Siswa Baru Dibekali Etika Pakai Medsos
-
KPK Dalami Alasan Bupati Kuansing Beri Amplop ke Menhut Raja Juli
-
Pakar UGM Ingatkan Mutasi ASN Tak Boleh Jadi Alat Balas Dendam Menteri
-
FBI Turun Tangan! Dolar dan Emas 74 Kg Bukti Korupsi Eks Jampidsus Febrie Dicek Keasliannya
-
Ada Pihak Coba Adu Domba? Kapolri di Mabes TNI: Silakan Langsung Berkomunikasi, Kami Terbuka!
-
IUCN Apresiasi Komitmen Menhut RI Perkuat Konservasi Gajah
-
Perancang Masjid Istiqlal hingga Monas Friedrich Silaban Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional