Suara.com - Filipina kembali memperpanjang larangan masuk bagi pelancong dari 10 negara hingga 31 Agustus di tengah ancaman kasus Covid-19 varian Delta.
Adapun 10 negara yang dimaksud terdiri dari Indonesia, India, Pakistan, Nepal, Sri Lanka, Bangladesh, Oman, Uni Emirat Arab, Malaysia, dan Thailand.
“Presiden Rodrigo Roa Duterte menyetujui rekomendasi dari Inter-Agency Task Force (IATF) untuk memperpanjang pembatasan perjalanan saat ini,” kata Juru Bicara Kepresidenan Harry Roque dalam keterangannya, Jumat.
Larangan masuk bagi pelancong dari 10 negara itu seharusnya berakhir pada 15 Agustus.
Filipina mengumumkan penambahan 177 kasus Covid-19 varian Delta pada Kamis kemarin.
Dengan tambahan tersebut, total kasus varian Delta di Filipina menjadi 627.
Filipina memiliki lebih dari 1,7 juta kasus Covid-19 setelah bertambah 12.439 pasien baru pada Kamis.
Ini adalah angka Covid-19 tertinggi sejak 10 April yang mencatat 12.674 kasus.
Filipina melaporkan 165 pasien Covid-19 meninggal dalam 24 jam terakhir sehingga totalnya mencapai 29.539 orang. (Sumber: Kantor Berita Anadolu)
Baca Juga: Update Covid-19 Global: Varian Delta Menyebar, Ibukota Filipina Lockdown
Berita Terkait
-
Beda dengan Orang Dewasa, Ini 2 Gejala Umum Long Covid-19 pada Anak
-
Peneliti Temukan Vaksin Moderna Lebih Efektif daripada Vaksin Pfizer
-
FGD: Tingkatkan Imun, Vaksin Booster Jalan Pintas untuk Selamat?
-
Varian Delta Masuk, Penularan Covid-19 di Amerika Serikat Kembali Naik
-
Varian Delta Terindikasi Masuk, Timor Leste Bersiap Hadapi Lonjakan Kasus
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga