Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku telah membeli sepatu baru sneaker yang dijual Greysia Polli, atlet bulutangkis yang meraih emas di Olimpiade Tokyo bersama Apriyani Rahayu. Jokowi pun mengabadikan momen ketika mengenakan sepatu sneaker merek Fine Counsel ke akun instagram pribadinya @jokowi.
"Saya baru saja membeli sepatu baru jenisnya sneaker kesukaan saya mereknya FINE COUNSEL dan yang istimewa sepatu ini buatan dalam negeri yang pemilik usahanya anda kenal semua Greysia Polii," tulis Jokowi yang dikutip Suara.com, Jumat (13/8/2021).
Jokowi menceritakan dirinya membeli sepatu usai acara penyerahan bonus kepada para atlet di Istana Kepresidenan Bogor. Kata Jokowi, Greysia menawarkan kepada dirinya sepasang sepatu yang merupakan usaha milik Greysia.
"Pagi tadi Greysia datang ke Istana bersama Kontingen Indonesia yang baru pulang dari Jepang menerima bonus seraya menawarkan sepatu produksinya ini," katanya.
Kata Jokowi sneaker yang ditawarkan Greysia dikerjakan oleh orang Indonesia yang terampil dengan kualitas dunia.
"Sepasang sneakers dari kulit yang katanya dikerjakan oleh tangan-tangan terampil oleh orang Indonesia sendiri tapi berkualitas dunia. Kebetulan juga sudah saatnya saya menambah sepatu sneakers," kata dia.
Tak hanya itu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu tak menyangka Greysia telah menyiapkan rencana masa depan setelah menggantung raket.
Greysia kata Jokowi memiliki usaha sepatu dan pakaian yang diproduksi di Malang.
"Ya peraih medali emas Olimpiade Tokyo ini diam-diam rupanya telah menyiapkan rencana masa depannya setelah nanti tak lagi mengayun raket. Ia sudah punya usaha sepatu dan pakaian yang produksinya di Malang," tutur dia.
Baca Juga: Bikin Warganet Iri, Produk Sepatu Greysia Polii Dipromosikan Presiden Jokowi
Berita Terkait
-
Bikin Warganet Iri, Produk Sepatu Greysia Polii Dipromosikan Presiden Jokowi
-
Jokowi Promosi Sepatu Buatan Greysia Polii, Netizen: Kereeen Diendorse Presiden
-
3 Potret Greysia Polii Bikin Kagum, Lihat Apriyani Rahayu Menangis Peluk Ayah
-
Pelatih dan Atlet Non-Medali Olimpiade Tokyo 2020 Juga Diberi Bonus 'Cukup Besar'
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Saksi Sebut Nadiem Makarim Transfer ke 5 Stafsus Pakai Uang Pribadi
-
Bikin Publik Kecewa, Dasco Langsung Minta Pemerintah 'Rem' Rencana Impor 105 Ribu Mobil dari India!
-
Dedi Mulyadi Jemput 13 Korban LC di NTT, Pastikan Proses Hukum Tetap Berlanjut!
-
Soal Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI, Ketua Komisi X: Alarm Sosial dan Ujian Komitmen Kebangsaan
-
Menteri PPPA Minta Hukum Transparan Bagi Oknum Brimob Penganiaya Anak di Tual
-
Nekat Jualan di Trotoar Tanah Abang, Wali Kota Ancam PKL Bandel dengan Pidana Ringan!
-
Fenomena WNI Jadi Tentara Bayaran Negara Lain, Pakar HI Ingatkan Pemerintah Soal Ini
-
Waspada Penipuan! Eks Brimob di Pasukan Rusia Ingatkan WNI Soal Link Rekrutmen Bodong
-
8 Fakta Tewasnya El Mencho, Dari Status 'Kode Merah' hingga Ancaman Perang Saudara Kartel
-
Busyro Muqoddas soal Vonis Perdana Arie: Ada Secercah Keadilan, Tapi Idealnya Bebas Murni