Suara.com - Seorang warga Korea Selatan dapat rejeki nomplok karena menemukan gepokan uang tunai senilai Rp 1,3 miliar di bawah kulkas bekas yang ia beli tempo hari.
Menyadur Asia One Sabtu (14/08), uang tunai itu disembunyikan dalam kondisi terbungkus rapi di dalam plastik, lapor MBC News.
Namun pria ini tak kalap mata dan enggan mengakui uang itu sebagai miliknya. Warga pulau Jeju ini justru pergi ke polisi untuk mengajukan laporan pada 6 Agustus.
Seorang petugas polisi yang menangani kasus tersebut mengatakan kepada MBC bahwa ini adalah kasus yang belum pernah ia temui.
"Itu adalah sejumlah besar uang. Itu tidak masuk akal karena kami jarang memiliki kasus seperti itu."
Polisi masih menyelidiki orang yang menjual barang tersebut serta oknum yang mengangkut kargo untuk melacak jejak uang tersebut.
Sebelumnya, The Korea Times pernah melaporkan pada tahun 2015 bahwa penduduk Korea banyak yang menimbun uang tunai di lemari es karena suku bunga bank yang rendah pada saat itu.
Jika diisi dengan pecahan uang 50.000 won, lemari es kimchi dapat menampung lebih dari satu miliar won, menurut laporan tersebut.
Menurut Lost and Found Act di Korea Selatan, jika pemilik sah tidak dapat dilacak dalam waktu enam bulan, uang tunai akan menjadi milik individu yang menemukannya setelah membayar pajak 22 persen.
Baca Juga: 5 Aktris Korea Kelahiran 1994 yang Aktingnya Memukau Penikmat Drakor
Jika pemiliknya ditemukan, lima hingga 20 persen kompensasi akan dibayarkan kepada orang yang menemukannya. Namun jika uang itu terkait dengan tindak kejahatan, maka semua nominalnya harus diserahkan kepada negara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
DPRD DKI: Pasar Induk Kramat Jati Jadi 'Lapak' Pembuangan Sampah Ilegal
-
Jangan Jadi Korban! Satgas Pangan Temukan Susu Kedaluwarsa dan Mie Boraks di Jawa Barat
-
Model Baru MBG Lansia: Dimasak di SPPG, Diantar Pokmas dan Pendamping Sosial
-
Wajah Baru Pasar Palmerah: Trotoar Akan Diperbaiki, Pedagang Tak Boleh Berjualan di Bahu Jalan
-
Singgung Tanggung Jawab Lembaga, Peneliti BRIN Minta Polri Setop Pakai Istilah Oknum
-
Aktivis Soroti Respons Istana ke Kritik BEM UGM: Harusnya Dialog, Bukan Serang Balik
-
Gugatan Larangan Anak Presiden Maju Pilpres Masuk MK, PDIP: Lemah, Tapi KKN Sekarang Memang Gila
-
Viral Trotoar Tebet Barat Berubah Jadi Pangkalan Truk Tinja, Terjadi Pembiaran Parkir Liar?
-
Momen Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan Menangis Jelang Vonis Perkara Tata Kelola Minyak
-
Tangis Ibunda Radit di DPR: Mahasiswa IPK 4,0 Jadi Terdakwa Pembunuhan di Pantai Nipah