- Pemkot Jakarta Pusat revitalisasi trotoar dan tata pedagang di Pasar Palmerah.
- Wali Kota Arifin relokasi PKL Palmerah ke kios kosong dalam pasar.
- Dinas Bina Marga perbaiki jalur pedestrian Palmerah guna kenyamanan pejalan kaki.
Suara.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat berencana melakukan penataan menyeluruh di kawasan Pasar Palmerah, Gelora, Tanah Abang. Langkah ini diambil guna mengatasi kesemrawutan yang selama ini dipicu oleh kerusakan infrastruktur serta penempatan lapak pedagang yang tidak teratur.
"Trotoar di kawasan Pasar Palmerah akan direvitalisasi untuk memberikan kenyamanan bagi pejalan kaki," ujar Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, sebagaimana dikutip dari laman resmi Pemprov DKI Jakarta, Kamis (26/2/2026).
Proyek revitalisasi trotoar ini akan membentang mulai dari turunan Slipi hingga area pasar tradisional di wilayah Kelurahan Gelora. Arifin mengakui bahwa kondisi jalur pedestrian di lokasi tersebut saat ini cukup memprihatinkan sehingga mengganggu estetika kota.
Selain perbaikan fisik, keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang mengokupasi jalur pejalan kaki di luar area Pasar Palmerah menjadi sorotan utama dalam rencana penataan ini.
"Tahun ini, perbaikan jalur pedestrian di kawasan tersebut akan dikerjakan oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta," tambahnya.
Sebagai langkah awal, pihak Kecamatan Tanah Abang dan Kelurahan Gelora telah merampungkan pendataan terhadap para pedagang yang berjualan di luar area pasar. Pemerintah setempat juga telah menyiapkan solusi konkret agar para pedagang tetap dapat berniaga tanpa melanggar aturan ketertiban umum.
"Kami telah menyiapkan opsi relokasi bagi para pedagang untuk mengisi kios-kios yang masih kosong di dalam Pasar Palmerah dan Pasar Pisang," pungkas Arifin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi