News / Metropolitan
Kamis, 26 Februari 2026 | 16:39 WIB
Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin. [Antara/Ho-Kominfotik Jakpus]
Baca 10 detik
  • Pemkot Jakarta Pusat revitalisasi trotoar dan tata pedagang di Pasar Palmerah.
  • Wali Kota Arifin relokasi PKL Palmerah ke kios kosong dalam pasar.
  • Dinas Bina Marga perbaiki jalur pedestrian Palmerah guna kenyamanan pejalan kaki.

Suara.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat berencana melakukan penataan menyeluruh di kawasan Pasar Palmerah, Gelora, Tanah Abang. Langkah ini diambil guna mengatasi kesemrawutan yang selama ini dipicu oleh kerusakan infrastruktur serta penempatan lapak pedagang yang tidak teratur.

"Trotoar di kawasan Pasar Palmerah akan direvitalisasi untuk memberikan kenyamanan bagi pejalan kaki," ujar Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, sebagaimana dikutip dari laman resmi Pemprov DKI Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Proyek revitalisasi trotoar ini akan membentang mulai dari turunan Slipi hingga area pasar tradisional di wilayah Kelurahan Gelora. Arifin mengakui bahwa kondisi jalur pedestrian di lokasi tersebut saat ini cukup memprihatinkan sehingga mengganggu estetika kota.

Selain perbaikan fisik, keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang mengokupasi jalur pejalan kaki di luar area Pasar Palmerah menjadi sorotan utama dalam rencana penataan ini.

"Tahun ini, perbaikan jalur pedestrian di kawasan tersebut akan dikerjakan oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta," tambahnya.

Sebagai langkah awal, pihak Kecamatan Tanah Abang dan Kelurahan Gelora telah merampungkan pendataan terhadap para pedagang yang berjualan di luar area pasar. Pemerintah setempat juga telah menyiapkan solusi konkret agar para pedagang tetap dapat berniaga tanpa melanggar aturan ketertiban umum.

"Kami telah menyiapkan opsi relokasi bagi para pedagang untuk mengisi kios-kios yang masih kosong di dalam Pasar Palmerah dan Pasar Pisang," pungkas Arifin.

Load More