Suara.com - Masa pandemi Covid-19 membuat aktivitas manusia menjadi terbatas. Banyak orang yang harus kerja dari rumah. Begitu pula anak yang belajar menggunakan sistem online.
Mau tidak mau, orang tua harus menggantikan posisi guru untuk belajar di rumah.
Seorang ibu mencurahkan hatinya bahwa ia sudah tidak sanggup untuk menjadi guru anaknya saat sekolah onlina dari rumah. Curhatan itu viral di media sosial salah satunya diunggah oleh akun Instagram @Nyonya_gosip.
Ibu itu menuliskan keluhannya di sebuah kertas. Curhatannya itu ditujukan untuk guru dari sang anak.
Dear, ibu guru tercinta
Untuk mencegah keretakan hubungan antara saya dan anak saya, maka dengan ini saya menyatakan MENYERAH MAIN GURU-GURUAN!!!
Saya tidak ada bakat menjadi guru.
Meskipun saya adalah seorang sarjana,
Mungkin karena saya terlalu lama terjun dan jatuh terlalu dalam ke dunia perpancian.
Di sini yang saya takutkan adalah tidak terjadinya kegiatan belajar mengajar, namun kegiatan hajar menghajar. Yang ada malah ini justru akan merusak hubungan antara saya dan anak saya pastinya.
Curhatan ibu yang menyatakan menyerah menjadi guru sekolah online dari sang anak viral di media sosial. Banyak dari warganet yang merasa senasib dengan ibu itu.
Baca Juga: Viral Momen Haru Sopir Bus Berhenti untuk Peluk dan Beri Uang kepada Anaknya
Namun, ada pula warganet yang merasa terhibur membaca curhatan tersebut.
"Saya aja ngajarin sambil dzikir supaya nggak marah-marah," ujar warganet.
"Bener banget. Kalo udah masuk tugas-tugas dari WA, emaknya yang auto migrain," tambah yang lain.
"Dari yang 1 oktaf sampai 8 oktaf… wes lah," tutur warganet.
Saat Pandemi, Ini 4 Tips Agar Tidak Bosan Saat Belajar Online
Pandemi Covid 19 yang belum kunjung berakhir membuat banyak orang melakukan kegiatannya dari rumah, termasuk kegiatan belajar mengajar. Pernahkan Anda melihat Anak Anda bosan ketika belajar online di rumah?
Untuk mengatasi hal ini, para orang tua tidak perlu khawatir, yuk kita simak tips dari blog Superprof agar kegiatan belajar di rumah menjadi tidak membosankan!
1.Buat Jadwal Belajar
Ajak anak anda membuat jadwal belajar yang disepakati bersama guna melatih kedisiplinan dan membentuk kebiasaan yang baik.
Namun, jangan dipaksakan, jika anak sudah terlihat lelah, karena hal tersebut akan membuat anak kehilangan minat belajar. Maka, istirahat sebentar dibutuhkan untuk mengembalikan mood belajar sang anak, kemudian ajak kembali melanjutkan kegiatan belajar yang tertunda.
2. Temukan guru yang tepat
Jika anda tidak memiliki waktu untuk mendampingi anak belajar di rumah, anda dapat mencari guru yang anda butuhkan.
3. Ajak teman dan buat kelompok belajar kecil
Agar proses belajar tidak terasa bosan, ajak beberapa teman untuk belajar di rumah agar sang anak tidak merasa kesepian ketika belajar. Guru-guru di Superprof tidak hanya bersedia mengajar secara privat, namun ada juga yang bersedia mengajar secara berkelompok.
Hal ini tentu menarik bagi orang tua karena bisa membagi biaya kursus tersebut dengan yang lain sehingga biaya yang dikeluarkan menjadi lebih murah.
4. Berikan reward kepada anak
Guna menjaga motivasi belajar anak, para orang tua dapat memberikan hadiah / reward kepada anak setiap kali anak berhasil menyelesaikan suatu kegiatan. Reward yang diberikan tidak harus selalu berupa materi, salah satu contoh reward yang bisa diberikan kepada anak adalah menambah waktu bermain anak sehingga anak merasa senang dan gembira.
Berita Terkait
-
Viral Momen Haru Sopir Bus Berhenti untuk Peluk dan Beri Uang kepada Anaknya
-
Beri Kejutan ke Pacar Datang Tiba-tiba, Pria Ini Langsung Lemas Lihat Kelakuan Pacarnya
-
CEK FAKTA: Benarkah Mbah Harjo Suwito, Manusia Tertua 200 Tahun Masih Hidup?
-
Viral! Bukannya Bayar, Orang Ini Malah Langsung Kabur Usai Isi Bensin di SPBU Sumberpucung
-
Viral MUA Pamer Kelakuan Pengantin Wanita Barbar, Gaya Pas Nikah Kayak di Warteg
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Saksi Ungkap Transaksi Rp 809 Miliar ke Gojek, GoTo Tegaskan Dana Kembali ke Kas
-
Kemensos Salurkan Bansos Rp2,56 Triliun untuk Korban Bencana di Pulau Sumatra
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh