Suara.com - Seekor anjing pitbull berusia empat yang dinamakan Gledis, sedang berada di rumah sendirian selama dua hari tanpa makanan, ketika sekelompok sukarelawan menemukannya.
Gledis adalah salah satu di antara banyak hewan peliharaan yang ditinggalkan, ketika pemiliknya dinyatakan positif COVID-19 dan dirawat di rumah sakit atau ditempatkan di ruang isolasi.
"Program AD-19" yang diluncurkan bulan lalu oleh kelompok hak asasi hewan bernama Animal Defenders membantu hewan peliharaan yang telantar sementara pemiliknya terjangkit COVID-19.
Hewan peliharaan yang dijemput mereka biasanya diperiksa sebelum dibawa ke tempat penampungan hewan yang ada.
Program AD-19 dalam sebulan terakhir mencatat 40 ekor anjing dan empat ekor kucing tambahan, di luar setidaknya 160 hewan yang sudah ada di tempat penampungan.
Pendiri Animal Defenders, Doni Herdaru Tona, membuat dan menjual makanan dan pakaian untuk kucing dan anjing sebagai cara untuk menggalang dana perawatan hewan peliharaan yang telantar.
Biaya operasional tempat penampungannya hewannya sekitar Rp120 juta setiap bulan, tanpa ada sumbangan atau pembayaran yang diterima dari pemilik hewan.
Menurut Doni, kekhawatiran tentang penularan virus dari hewan ke manusia juga semakin membuat rumit dan membuat banyak hewan peliharaan terlantar.
Tetap bisa dipelihara dan membantu kurangi kecemasan
Dokter hewan Magda Rumawas mengatakan orang tidak perlu terlalu khawatir.
Baca Juga: 11 Ribu Anak Kehilangan Ortu Selama Pandemi, Gusdurian Minta Pendampingan Jangka Panjang
Ia merekomendasikan pasien COVID-19 dalam isolasi diri untuk menjaga hewan peliharaan mereka sendiri untuk mengurangi kecemasan.
Misi penyelamatan AD-19 disesuaikan dengan kebutuhan pemilik hewan peliharaan, termasuk memandikan, memberi makan, dan membersihkan kandang.
“Kami akan lakukan semua sesuai permintaan pemilik,” kata Doni.
Biasanya hewan peliharaan dikembalikan ke pemiliknya setelah sembuh. Tetapi dalam beberapa kasus, pemiliknya tidak pernah kembali lagi.
"Yang paling menyedihkan adalah ponsel kami kebanyakan berisi laporan pemilik yang telah meninggal sehingga hewan peliharaan mereka menjadi tak bertuan lagi," kata Doni.
Reuters
Artikel ini diproduksi oleh Hellena Souisa.
Berita Terkait
-
11 Ribu Anak Kehilangan Ortu Selama Pandemi, Gusdurian Minta Pendampingan Jangka Panjang
-
Singapura Bersiap Hidup Berdampingan dengan Covid-19
-
Penanganan Pandemi Covid-19 Salah Kaprah, TNI Polri Pegang Kendali daripada Ahli Kesehatan
-
Viral Potret Nakes Gelar Lomba Tujuhbelasan, Balap Karung Pakai APD
-
Begini Analisis Psikologis Bagi Kawanmu yang Masih Tak Percaya Covid-19
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub
-
Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus
-
Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
-
Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe
-
Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim
-
3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel
-
Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut
-
6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI
-
Tak Hanya Mobil Konvensional, BRI KKB Expo 2026 Juga Dukung Pembiayaan Kendaraan Listrik