Suara.com - Beredar video viral jasad ulama Lombok, Tuan Guru Haji (TGH), Bayan Akbar, Mursyid Tariqah Naqsabandiyah menghilang saat dimasukkan ke dalam liang lahat.
Video yang menggegerkan itu beredar luas di media sosial. Banyak warganet yang mengaitkannya dengan karomah.
Video ini juga telah diteruskan berkali-kali tanpa konfirmasi ke petugas pemakaman.
Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut:
“Viral, Jasad Ulama Menghilang Saat Mau Dimakamkan”
Lantas benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, kabar jasad ulama Lombok yang menghilang saat dimakamkan tidak benar.
Dilansir dari Suara.com, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Farah Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), TGH Muammar Arafat membuat analisis terhadap video yang viral tersebut. Ia menjelaskan beberapa hasil analisisnya untuk meluruskan informasi yang beredar.
Baca Juga: Fotografer Diam-diam Mengais Piring Hajatan, Publik Kasihan Lihat Benda yang Diambil
Pertama, orang yang menurunkan jenazah tidak berkomentar apa pun. Dalam video yang beredar, seorang perempuan berkomentar menggunakan bahasa sasak yang artinya kurang lebih mengatakan jasadnya hilang.
Ini menjadi keliru karena bagaimana perempuan yang berada di atas liang ini tahu jenazahnya hilang. Sementara yang meletakkan jenazah tidak ada komentar.
Kedua, TGH Muammar menjelaskan bahwa almarhum sebelum meninggal dikabarkan lama sakit. Akibatnya, tubuhnya kurus dan berat badannya turun.
Namun, perempuan yang merekam kejadian tersebut mengira tidak ada jasad di dalamnya karena kain kafan terlihat tipis.
Selain itu, Kepala Bidang Humas Polda NTB, Artanto mengungkapkan kepada wartawan bahwa informasi tersebut tidak benar. Polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap video yang beredar.
“Pihak keluarga sudah menyampaikan itu tidak benar,” kata Kombes Pol Artanto dalam Program Primetime News di Metro TV, Kamis (11/8/2021).
Berita Terkait
-
Fotografer Diam-diam Mengais Piring Hajatan, Publik Kasihan Lihat Benda yang Diambil
-
CEK FAKTA: Menteri Agama Gus Yaqut Pindah Agama dan Dibaptis, Ustadz Somad Disebut-sebut
-
Sebut Bucin Pada Zamannya, Wanita Ini Salfok Lihat Tulisan di Buku Nikah Ortu
-
Cara Ojol Pamer Kemesraan dengan Istri Jadi Sorotan, Makan Bareng Lewat Video Call
-
Viral Kurir Ngos-ngosan Antar Paket sampai Mendaki ke Ranu Kumbolo Gunung Semeru
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?
-
Noel Ngaku Dilarang Ungkap Partai K: Benernya Lidah Gue Mau Ngomongin Hari Ini
-
Prabowo Sentil Bogor Semrawut Banyak Spanduk, Wawako Jenal: 61 Baliho Sudah Kami Bongkar
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Ada 4 Orang dari Kejagung Minta Duit Masing-masing Rp 1,5 Miliar
-
DJKI Perkenalkan Layanan Konsultasi Kekayaan Intelektual Melalui Video Call
-
Saksi Sidang Noel Akui Pernah Ditawari LC Oleh 'Sultan Kemnaker': Saya Tidak Tahu Sumber Duitnya
-
Singgung Kasus Pertamina, Eks Ketua MK Beberkan Persoalan Besar Penegakan Hukum