Suara.com - Menteri Sosial Tri Rismaharini menginstruksikan jajarannya untuk merespon cepat penanganan bencana banjir di Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara dengan menurunkan Taruna Siaga Bencana atau Tagana untuk operasi tanggap darurat.
“Saya juga sudah perintahkan agar dikirimkan bantuan logistik untuk para penyintas banjir. Saya turut prihatin dengan kejadian ini, semoga saudara-saudara kita di Nias bersabar, dan mudah-mudahan kondisi segera pulih,” kata Risma dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (18/8/2021).
Dalam pelaksanaan operasi tanggap darurat, Tagana melakukan koordinasi dengan dinas sosial, para relawan, dan unsur-unsur terkait. Dengan sinergi, Tagana turut melakukan evakuasi dan asesmen terhadap korban bencana, serta penyelamatan korban dari kondisi tidak aman ke tempat yang lebih aman.
Melalui Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial telah disalurkan bantuan logistik tanggap darurat untuk korban bencana banjir Kabupaten Nias Utara. Yakni berupa makanan siap saji sebanyak 900 paket, makanan anak 420 paket, matras 200 lembar, kasur 150 lembar, selimut 300 lembar, family kits 300 paket, kids ware 100 paket, food ware 100 paket.
“Total bantuan senilai Rp433.747.420. Saya berharap, bantuan dari Kemensos bisa mengurangi sebagian beban masyarakat terdampak,” ujar Risma.
Atas arahan Mensos pula, dua Unit Pelayanan Teknis (UPT) Kementerian Sosial di Medan, yakni Balai Karya Bahagia dan Balai Insyaf, menerjunkan tim ke lokasi bencana dan menyalurkan bantuan.
Tepat pada HUT Kemerdekaan Indonsia ke-76, Balai Karya Bahagia Medan membawa obat-obatan yang dibutuhkan ke Pos Pengungsi Desa Awa'ai. Obat diserahkan langsung oleh Kepala Balai Karya Bahagia Medan Lyana Siregar kepada Kepala Puskesmas UPTD Awa'ai Dewi Rini Astuti disaksikan perwakilan Dinas Sosial dan Pos Layanan Kesehatan di lokasi tersebut.
“Dengan obat-obatan ini, harapannya bisa membantu dari aspek medis dan membantu warga setempat,” kata Lyana Siregar.
Selain itu, Balai Karya Bahagia Medan juga melakukan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) dengan mengajak bernyanyi anak-anak serta melakukan teknik defusing atau sesi cerita dengan beberapa pengungsi dewasa.
Baca Juga: Polisi Tunggu Investigasi BPKP Terkait Dugaan Penyelewengan Bansos di Tuban
Selain bernyanyi bersama, tim LDP Balai Karya Bahagia juga membagi makanan ringan, yang tentunya membuat antusias dan riang gembira. Tim Balai Karya Bahagia Medan sudah tiba di lokasi pada Senin (16/8) untuk menyalurkan bantuan.
Bantuan berupa beras 200 kg, makanan kaleng 4 kardus, telur 22 papan, mie instan 30 kardus, garam 20 bungkus, gula 20 kg, pembalut 20 bungkus, mihun 3 bungkus, air mineral 8 kardus, teh 25 kotak dan minyak goreng 108 liter disiapkan dengan harapan dapat mencukupi kebutuhan para korban selama dalam pengungsian.
Bahu membahu, Balai Insyaf Medan juga memberikan LDP dengan menggelar kegiatan dinamika kelompok, sharing circle dan motivation group . “Melalui LDP, diharapkan masyarakat Kabupaten Nias Utara dapat kembali bersemangat untuk melanjutkan hidup,” kata Kepala Balai Insyaf Ahd Sulaiman.
Pada kegiatan asesmen, masyarakat juga menyampaikan harapan adanya bantuan dari pemerintah terkait mata pencaharian mereka yang ikut hanyut. Sebagian besar mata pencaharian masyarakat adalah petani, beternak, pedagang, penjahit.
Balai Insyaf Medan menyalurkan bantuan buffer stock makanan siap saji sebanyak delapan kotak/kardus. Selain itu disalurkan juga bantuan Atensi berupa beras 600 kg, mie instan 60 kardus, telur ayam 60 papan, minyak goreng 120 liter, dan sarden 120 kaleng.
Banjir melanda Nias Utara pada 14 Agustus 2021 dan menerjang 11 kecamatan di daerah tersebut dan menyebabkan sedikitnya 1.500-jiwa terdampak. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara