Suara.com - Korea Utara menayangkan kartun tentang bahaya makan berlebihanyang isinya memperingatkan anak-anak tentang resiko obesitas .
Menyadur Insider Rabu (25/08), film kartun itu ditayangkan di televisi pemerintah di tengah krisis pangan nasional.
Jurnalis yang berbasis di Seoul, Chad O'Carroll dari situs berita dan analisis NK News, menyebut kartun itu berisi klip tentang dua gadis yang berjalan-jalan di kota selama musim dingin.
Salah satu dari mereka menegur temannya yang lebih gemuk karena ingin pulang naik bus meskipun berat badannya menunjukkan dia harus lebih banyak berjalan kaki.
Mereka lalu pergi ke rumah gadis pertama dan gadis yang lebih ramping berlatih akrobat sementara temannya menikmati makanan ringan dan tertidur di sofa.
Koresponden analitik senior NKNews Colin Zwirko mentweet bahwa rezim Korea Utara juga dapat menggunakan kartun itu untuk menunjukkan kemakmuran di negara tersebut.
Ini bukan pertama kalinya negara itu mengggunakan kartun untuk mengarahkan warganya.
Serial lama berjudul "Squirrel and Hedgehog," ditayangkan dari tahun 1970-an hingga 2010-an, menampilkan karakter hewan yang dilengkapi dengan peralatan militer untuk mempertahankan tanah air.
Ini secara luas dianggap sebagai propaganda militer dan para ahli meneliti televisi nasional Korea Utara, acara politbiro dan diktator Kim Jong Un untuk mengumpulkan petunjuk tentang rezim misterius tersebut.
Baca Juga: Keren! Korea Utara Kembangkan Alat Tes COVID-19 Buatan Sendiri
Pada bulan Juni, Kim Jong Un mengatakan secara terbuka bahwa negaranya menghadapi kekurangan pangan yang parah, dan menyebut situasinya tegang.
Awal bulan ini, NIS melaporkan bahwa rezim membagikan cadangan beras darurat militer, sebuah indikasi betapa putus asanya krisis tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra
-
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban
-
Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung
-
PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang
-
PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik
-
DPR Restui TNI Buru Begal Jakarta, Tapi Ingatkan Aturan Main
-
Bukan Pesantren! Padepokan Padhang Ati Pekalongan Ternyata Bodong, Pimpinannya Cabuli Banyak Wanita
-
Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet
-
Geger Sekeluarga Tewas di Tenda Kamping Temanggung, UGM Konfirmasi Satu Korban Mahasiswanya
-
Aseng Tak Mungkin Main Sendiri, Eks Pimpinan KPK Minta Jaksa Kejar Pejabat Pemberi Izin