Suara.com - Petugas pemadam kebakaran Malaysia menemukan hal mengejutkan setelah mendapat laporan dari warga yang mengira ada ular berbisa di dapurnya.
Menyadur Harian Metro Sabtu (29/8/2021) Pemadam Kebakaran Alor Setar mendapat laporan ada hewan liar di salah satu rumah warga pada Sabtu (28/8/2021).
Kepala BBP Alor Setar Ahmad Naufal Abdullah mengatakan pihaknya menerima panggilan darurat dari dinas khusus ancaman ular berbisa.
Setelah mendapat laporan, petugas langsung bergegas ke rumah warga yang terletak di Alor Janggus, dan melakukan pemeriksaan.
Dikatakannya, tim yang dibekali dengan peralatan khusus dan dipimpin Zulkifle Mat Esa tiba di lokasi pada pukul 10.18 waktu setempat.
"Sesampai di lokasi, anggota kami melakukan pemantauan dan penggeledahan di area yang dilaporkan yaitu sekitar dapur," ujar Ahmad Naufal.
"Saat itu, ada benda bergerak di rak piring," sambungnya. Bukan ular berbisa yang ditemukan, namun hanya seekor kepiting kecil.
Ahmad Naufal mengatakan, dari hasil pencarian dan pemeriksaan ditemukan bahwa seekor kepiting nipah kemungkinan berhasil lolos saat hendak dimasak.
Pemadam kebakaran Alor Setar juga membagikan kisah uniknya di media sosial Facebook.
Baca Juga: Sulawesi Tengah Ekspor 800 Ton Lebih Kakao ke Malaysia, Untung Puluhan Milyar
World Of Buzz mewartakan meskipun insiden ini ringan, pujian datang untuk pemadam kebakaran yang masih berusaha keras dalam memastikan keselamatan masyarakat.
"Hebat Bomba Alor Setar," tulis seorang warganet mengomentari unggahan pemadam kebakaran Alor Setar.
"Tim pemadam kebakaran serba bisa," timpal warganet lainnya.
Warganet lainnya berkomentar jika kepiting tersebut harus segera dimasak dan disantap agar tidak menimbulkan kecemasan lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Cak Imin Pastikan Bantuan BPJS Tepat Sasaran, Masyarakat Miskin Tetap Bisa Berobat
-
Komisi XII DPR Minta ESDM Hitung Akurat Kebutuhan Energi Ramadan-Lebaran: Jangan Ada Kurang Pasokan
-
Seorang Pemotor Tewas Usai Tertemper Kereta Bandara di Perlintasan Kalideres Jakbar
-
Komisi III DPR Beri Deadline 1 Bulan ke Kapolri, Ambil Alih dan Sikat Habis Oknum Polisi Bermasalah!
-
Sekretaris Eks Mendikbudristek Sebut Nadiem Makarim Larang Rekam Semua Rapat Daring
-
Saksi Sebut Nadiem Makarim Transfer ke 5 Stafsus Pakai Uang Pribadi
-
Bikin Publik Kecewa, Dasco Langsung Minta Pemerintah 'Rem' Rencana Impor 105 Ribu Mobil dari India!
-
Dedi Mulyadi Jemput 13 Korban LC di NTT, Pastikan Proses Hukum Tetap Berlanjut!
-
Soal Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI, Ketua Komisi X: Alarm Sosial dan Ujian Komitmen Kebangsaan
-
Menteri PPPA Minta Hukum Transparan Bagi Oknum Brimob Penganiaya Anak di Tual